Mengetahui Bagian – Bagian Telinga dan Fungsinya Secara Lebih Lengkap

Bagian Telinga dan Fungsinya – Baik itu manusia atau pun hewan merupakan makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Dimana keduanya diciptakan dengan memiliki anggota badan yang komplit dan menarik sekali. Biasanya hewan yang hidup di daratan punya anggota badan atau tubuh mulai dari tangan, kaki, kepala, hingga telinga. Walaupun pada dasarnya tidak semua hewan punya struktur demikian. Dan yang memiliki struktur yang bisa dikatakan lengkap hanyalah manusia. Ya, manusia punya dua kaki, dua tangan, jari – jari, mata, kepala, hidung, mulut, telinga, dan semisalnya. Nah, khususnya bagi manusia yang punya struktur anggota badan lengkap dan sempurna, maka sebisa mungkin harus memahami apa saja fungsi dan pengertian dari setiap anggota badannya tersebut.

Sebetulnya di pelajaran Sekolah Dasar (SD), atau bahkan di Taman Kanak – Kanak (TK) sudah dikasih pelajaran seperti itu, hanya saja masih kurang lengkap. Dan sekarang di tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), pelajaran tersebut sudah semakin lengkap dan akuran dalam ilmu Biologi. Salah satu bagian badan yang akan kami bahas kali ini adalah telinga. Telinga adalah alat untuk mendengar, makanya harus dikenali dengan baik dan benar.

Sebelum ke pembahsan selanjutnya simak dulu yuk video proses pengeluaran kecoa dari dalem telinga,

Pengertian Telinga Secara Lengkap

pengertian telinga

Telinga merupakan salah satu organ atau anggota tubuh manusia yang letaknya ada di kepala. Telinga menempel dengan kepala dan menjadi satu. Telinga memiliki bentuk seperti jamur, dan punya lekukkan yang sangat khas. Telinga juga memiliki bagian luar seperti cuping dan semisalnya. Tidak hanya itu, telinga juga memiliki reseptor khusus, sehingga telinga bisa menyaring dan mengenali setiap bunyi yang datang lewat gendang telinga. Maka dari itulah manusia bisa mengenali bunyi dalam not balok dengan sangat baik.

Walaupun demikian, batasan frekuensi suara yang bisa didengar hanyalah 20 Hz – 20.000 Hz. Makanya sering sekali terjadi orang yang tiba – tiba saja mengalami kerusakan pada pendengarannya setelah mendengarkan bunyi yang terbilang sangat keras sekali, atau melebihi 20.000 Hz.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa telinga ini sebetulnya bekerja dengan cara menangkap dan mengarahkan suara ke bagian – bagian dalam telinga. Getaran tersebutlah yang kemudian akan dikirimkan ke otak lewat syaraf – syaraf pendengaran. Sistem kerja pada telinga ini sering sekali disebut sebagai sistem audio. Telinga yang dimiliki manusia terdiri dari tiga bagian, yakni telinga luar, telinga tengah, dan telinga dalam.

Fungsi Telinga pada Umumnya

bagian telinga dan fungsinya

Sebagai alat pengatur keseimbangan

Fungsi pertama telinga adalah sebagai alat pengatur keseimbangan. Perlu untuk kita ketahui bersama bahwa, telinga ini memiliki peranan yang cukup penting sekali dalam mengatur keseimbangan tubuh juga. Dimana struktur pada telinga tersebut ada kaitannya dengan syarat otak ke VIII. Fungsinya adalah untuk menjaga keseimbangan dan untuk mendengar.

Sebagai indera pendengaran

Fungsi berikutnya adalah sebagai alat pendengaran, jadi apabila ada suara yang masuk, kemudian akan diterima oleh otak.

Ini Dia Bagian – Bagian Telinga dan Fungsinya yang Harus Diketahui

Perlu untuk kita ketahui terlebih dulu, bahwa telinga ini secara garis besarnya dibagi menjadi tiga bagian, yakni telinga bagian luar yang terdiri dari cuping dan semisalnya, telinga bagian tengah, juga telinga bagian dalam. Dari ketiga bagian telinga tersebut, punya fungsi sendiri – sendiri dan spesifik. Telinga bagian luar sangatlah berbeda sekali fungsinya dari telinga bagian dalam. Sementara itu untuk telinga bagian dalam akan berbeda fungsi dengan telinga bagian luar. Namun untuk lebih jelasnya, mari simak beberapa penjelasan yang akan kami rangkum di bawah ini.

Telinga luar (outer Ear)

bagian telinga dan fungsinya

Untuk bagian telinga paling luar ini terdiri dari daun aurikula atau daun telinga, analis auditorial eksternal, saluran telinga luar, membran timpani, atau yang biasanya dikenal dengan gendang telinga. Nah, gendang telinga tersebut yang akan membatasi antara telinga luar dengan telinga dalam. Di gendang telinga ini juga berbagai kotoran akan disaring dan kemudian menjadi sekat dengan telinga bagian dalam. Apabila gendang telinga ini alami kerusakan, atau pun pecah, maka akan sangat berbahaya.

Adapun bagian paling luar dari telinga luar terdiri dari tulang rawan yang punya bentuk serta ciri khas. Bentuk dan ciri khas ini berguna sekali untuk mendukung fungsinya, yakni memusatkan suara yang datang ke pusat atau pun saluran telinga. Khususnya pada bagian saluran telinga luar ada kelenjar sudofifera, atau kelenjar yang dapat menghasilkan bahan mirip dengan lilin, yang kemudian lebih dikenal oleh manusia sebagai kotoran telinga. Bahan tersebut juga disebut pula dengan serumen.

Sebetulnya serumen ini memiliki fungsi untuk menjaga telinga atau pun menangkal supaya tidak terlalu banyak kotoran yang masuk ke dalam telinga. Selain itu juga berfungsi untuk menjaga dari masuknya serangga, atau semisalnya ke telinga akibat bau yang tidak sedap. Lalu bagian yang terakhir adalah membran timpani. Ini merupakan bagian yang berfungsi untuk menangkap gelombang suara yang datangnya ke telinga. Melaluinya, kemudian reseptor akan mengolah dan menyampaikan ke otak.

Telinga tengah (Midle Ear)

bagian telinga dan fungsinya

Kemudian untuk bagian telinga yang berikut ini memiliki fungsi khusus untuk menjaga udara agar tetap seimbang. Sebab, telinga bagian tengah tersebut adalah rongga yang berisikan tekanan udara serta menjaga tekanan udara yang masuk ke telinga. Dinding dalam telinga tengah ini punya lapisan sel epite. Fungsi utama dari telinga bagian tengah tersebut adalah untuk menyampaikan atau pun meneruskan suara yang telah diterima oleh telinga luar kepada bagian yang paling dalam.

Ada pula tuba eustachius di telinga bagian tengah. Ini adalah salah satu bagian yang hubungkan antara telinga dengan rongga mulut, atau yang biasanya juga disebut dengan faring. Tuba eustachius memiliki fungsi untuk seimbangkan tekanan udara telinga bagian luar dan bagian tengah. Lalu telinga bagian tengah juga terdiri atas tiga tulang pendengaran utama, diantaranya sebagai berikut.

  • Maleus atau martil
  • Incus atau landasan
  • Stapes atau sanggurdi

Tulang – tulang tersebut nanti akan saling berhubungan satu sama yang lain, sebab dihubungkan oleh sendi. Sebab dihubungkan oleh sendi, makanya tulang tersebut bisa bergerak, ketiga tulang ini memiliki fungsi atau tugas untuk mengirimkan getaran yang telah diterima ke membran timpani yang ada di telinga bagian luar kepada jendela oval. Perlu untuk diketahui pula, bahwa tuba eustachius ini nanti akan selalu tertutup dan hanya akan terbuka pada saat seseorang menelan makanan, atau semisalnya. Maka dari itu, pada kasus telinga berdengung sangat dianjurkan sekali untuk menelan sesuatu, karena bisa membuka kembali tuba eustachius, yang nanti akan sangat berguna sekali untuk seimbangkan udara di bagian dalam yang ada.

Telinga dalam (Inner Ear)

bagian telinga dan fungsinya

Sementara itu untuk bagian yang terakhir ini terdiri atas membrane. Disebut juga dengan labirain, karena memiliki bentuk yang sama. Labirin tulang merupakan rongga yang ada di bagian tulang pelipis. Isinya adalah cairan perilimefe. Labirin membrane sendiri ada di bagian kanan dari labirin tulang, akan tetapi tempatnya ada di dalam dan punya lapisan sel epitel serta cairan endolimfe. Selain itu, labirin telinga juga memiliki tiga bagian, yakni :

  • Koklea yang memiliki fungsi ke pendengaran
  • Vestinbuli yang memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan
  • Kanalis semisirkularis yang memiliki fungsi untuk menjaga keseimbangan

Bagian-Bagian Dalam Telinga Manusia

Dan berikut ini adalah beberapa penjelasan tentang labirin telinga dalam yang perlu untuk kita ketahui. Silakan di simak ulasannya.

Koklea atau yang biasanya dikenal dengan rumah siput

rumah siput

Memiliki bentuk seperti tabung bengkok ke bagian belakang, dan berlilit mengelilingi juga membentuk seperti kerucut di bagian ujungnya. Bagian tersebut memiliki fungsi sebagai reseptor. Ia juga memiliki sel syaraf di bagian dalamnya, tabung koklea ini bahkan memiliki bagian – bagian yang dibentuk oleh tulang membrane koklea, dimana bagian tersebut disebut sebagai membran basiralis yang memiliki dua bagian, yakni skala vestibule dan skala timpani. Diantara keduanya ada skala media dan bagian atas skala media ini dibatasi oleh membran vestibularis.

Lalu antara skala timpani dengan skala vestibule sendiri terdapat cairan yang biasanya disebut dengan perifilimfe. Dimana cairan tersebut hadir dikarenakan cairan serebrospinal. Bisa dikatakan bahwa cairan perifilimfe ini asalnya dari serebrospinal, ia masuk melalui saluran kecil kemudian bermuara di vestibule. Ada pula organ korti yang ada di bagian paling atas dari membran basiralis. Dimana organ tersebut memiliki fungsi untuk mengubah getaran menjadi implus. Organ satu ini terdiri atas sel rambut dan sel penyokong. Sel rambut dihubungkan dengan auditori dari syaraf otak VIII.

Vestibuli

bagian telinga dan fungsinya

Terdiri atas sakula dan utrikula, dimana keduanya disusun oleh sel rambut yang punya struktur khusus. Disebut pula dengan macula acustika. Sakula ini tersusun vertikal, sementara itu untuk acustika sendiri tersusun secara horizontal. Nah, sel rambut macula austica punya protein kalsium karbonat atau yang juga disebut dengan otolith.

Kanalis semisirkularis atau yang disebut dengan saluran setengah lingkaran

bagian telinga dan fungsinya

Terdiri atas tiga saluran semisirkularis dan tersusun menjadi satu kesatuan dengan 3 posisi yang berbeda, yakni kanalis semisirkularis horizontal, kanalis semisirkularis vertical, dan kanalis semisirkularis vertical posterior.

Begini Proses Terjadinya Pendengaran yang Penting Diketahui

bagian telinga dan fungsinya

Gelombang suara nanti akan masuk melewati telinga bagian luar, mulai dari pengumpulan oleh daun telinga, yang kemudian akan teruskan oleh liang telinga menuju ke gendang telinga. Gelombang yang diterima gendang telinga ini akan diubah menjadi getaran. Nah, getaran inilah yang kemudian akan diperkuat lagi oleh tulang – tulang pendengaran sebelum akhirnya diteruskan ke rumah siput atau koklea. Getaran ini sebabkan cairan di rumah siput bergerak dan merangsang reseptor rambut yang ada di rumah siput. Sel rambut tersebut lalu mengubah getaran menjadi implus yang kemudian dikirimkan lewat syaraf sensoris menuju ke otak. Impuls yang diterima otak kemudian diterjemahkan sebagai suara.

Suplai darah ke telinga

bagian telinga dan fungsinya

Suplai darah ke bagian telinga memang berbeda – beda, tergantung pada bagian – bagian telinganya tersebut. Telinga bagian luar mendapatkan suplai darah dari arteri aurikuler anterior juga aurikuler posterior. Dimana arteri tersebut adalah cabang dari arteri temporalis superfisial, arteri karotid eksternal, serta cabang – cabang arteri oksipital. Telinga bagian tengah mendapat suplai darah dari cabang mastoid arteri oksipital, cabang timpani arteri maksilaris, cabang arteri aurikular posterior, dan juga beberapa cabang arteri yang lain.

Suplai darah ke telinga dalam kemudian akan disuplai oleh cabang timpani arteri maksilaris, cabang petrosal arteri meningeal tengah, cabang stylomastoid dari arteri aurikular posterior, dan juga arteri labirin yang muncul di arteri cerebellar anterior – inferior, serta arteri basilar.

Kelainan dan Penyakit di Bagian Telinga

1. Tuli atau Tuna Rungu

bagian telinga dan fungsinya

Tuli atau ketulian ini mengaju kepada kehilangan kemampuan mendengar, baik itu sebagian atau pun secara total. Hal tersebut bisa saja terjadi karena cidera di bagian – bagian telinga, penyakit bawaan, atau pun dikarenakan fisiologis. Tuli yang disebabkan oleh cidera atau kerusakan organ telinga tengah biasanya disebut dengan ketulian konduktif. Sementara itu tuli yang disebabkan oleh kerusakan organ di bagian dalam disebut dengan ketulian sesorineural.

2. Otitis eksterna

Penyakit di Bagian Telinga

Ini adalah inflamasi di bagian telinga luar. Bisa saja terjadi karena infeksi atau pun karena masalah di bagian – bagian kulit seperti halnya dermatitis.

3. Otitis media

penyakit telinga

Ini adalah inflamasi di telinga bagian tengah, umumnya disebabkan oleh adanya infeksi.

4. Tinnitus

penyakit pada telinga

Lalu untuk tinnitus ini sendiri merupakan kondisi dimana telinga berdengung. Hal tersebut terjadi akibat penuaan, atau pun dikarenakan terlalu seringnya terpapar oleh kebisingan.

5. Vertigo

macam-macam penyakit pada telinga manusia

Vertigo sendiri disebabkan oleh adanya disfungsi di sistem vestibular. Penyebab utama dari vertigo ini adalah BPPV atau Benign Paroxysmal Positional Vertigo. Ini adalah kelainan yang muncul di telinga bagian dalam.

6. Cidera saluran telinga dan trauma telinga tengah

Ini biasanya disebabkan karena efek suara ledakan, atau dikarenakan trauma mekanik akibat masuknya benda – benda asing. Yang paling sering terjadi adalah karena kesalahan dalam membersihkan telinga. Objek yang dipakai untuk membersihkan telinga ini sering sekali justru mendorong serumen lebih dalam, yang kemudian sebabkan serumen ompaksi atau serumen menghalangi gendang telinga sampai kontak dengan kulit tipis, yang kemudian sebabkan cidera hingga pendarahan.

7. Gendang telinga pecah

penyakit yang paling sering menyerang telinga adalah

Pecahnya gendang telinga ini bisa disebabkan karena suara yang cukup keras, terjadinya perubahan secara signifikan pada tekanan udara, infeksi, atau pun masuknya benda – benda asing sehingga merobek membrane timpani.

8. Acoutic neuroma

kelainan pada telinga dan penjelasannya

Ini adalah tumor non kanker yang bisa tumbuh di bagian syaraf telinga menuju ke bagian otak. Gejalanya bisa saja berupa gangguan pada pendengaran, tinnitus, dan vertigo.

Telinga, tak hanya sebagai alat fungsi utama untuk mendengar, tetapi juga memiliki fungsi lain yakni sebagai alat keseimbangan tubuh. Perilaku hidup yang tidak sehat dalam merawat telinga bisa saja mempengaruhi kerja telinga. Salah satu contoh kebiasaan buruk yang bisa pengaruhi kinerja telinga adalah membersihkan telinga menggunakan cuttonbud dengan cara salah, mendengarkan musik dengan volume yang terlalu keras, memasukkan barang – barang kotor ke telinga, dan lain – lain.

Perawatan Telinga yang Benar

Perawatan Telinga yang Benar

Telinga pada dasarnya jadi alat indera yang memiliki fungsi penting, yakni untuk mendengar bunyi yang ada di sekitar. Salah satu peranan penting telinga adalah sebagai alat untuk lancarkan komunikasi. Komunikasi pastinya bisa berlangsung dengan baik apabila fungsi indera pendengaran ini juga baik. Makanya penting kiranya untuk merawat telinga supaya berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. Salah satunya adalah memeriksakan telinga secara rutin dan teratur ke dokter.

Demikian informasi tentang mengetahui bagian – bagian telinga dan fungsinya secara lebih lengkap. Semoga bermanfaat.