Pengertian dan Fungsi Bronkus Beserta Perbedaannya dengan Bronkiolus

Pengertian dan Fungsi Bronkus Manusia memiliki salah satu organ pernafasan yang berfungsi untuk memudahkan masuknya udara ke dalam paru – paru, yang kemudian diberi nama sebagai “bronkus”. Sementara itu untuk percabangan dari bronkus ini sendiri disebut dengan nama “bronkiolus”. Makanya pada kesempatan kali ini kami akan membagikan informasi lengkapnya kepada Anda tentang pengertian dan fungsi Bronkus beserta perbedaannya dengan bronkiolus. Jadi, silakan di simak ulasannya sampai selesai!

Bronkus pada dasarnya terdiri dari dua cabang, yakni cabang yang pertama menuju ke paru – paru sebelah kiri dan yang satunya lagi menuju ke paru – paru sebelah kanan. Tidak hanya berfungsi untuk menyalurkan udara, masih ada banyak lagi peranan bronkus terhadap sistem pernafasan pada manusia, yang mana kesemua itu akan kami rangkumkan pada ulasan berikut ini.

Pengertian Bronkus Lengkap

fungsi Bronkus

Perlu untuk diketahui bahwa, dalam sistem pernafasan ini pada dasarnya terdiri dari saluran yang hubungkan antara udara dari luar, dengan udara yang ada di bagian dalam tubuh manusia. Dalam sistem tersebut memiliki fungsi khusus untuk memasukkan oksigen dari lingkungan, dan kemudian membuang karbondioksida dari dalam tubuh ke lingkungan. Saluran pipa – pipa pernafasan ini tersusun dari tulang rawan yang saling berhubungan satu sama yang lainnya. Bronkus tersebut merupakan salah satu saluran pernafasan yang bisa salurkan udara dari lingkungan ke dalam tubuh manusia, dan sebaliknya.

Lalu secara defines sendiri, bronkus adalah saluran pernafasan yang ada di dalam rongga dada. Dimana saluran ini adalah hasil dari percabangan primer saluran utama pernafasan, yakni trakea atau pun tenggorokan. Bronkus tersebut dapat dibedakan menjadi dua jenis, diantaranya sebagai berikut.

  • Bronkus primer. Ini adalah saluran yang asalnya dari percabangan trakea atau pun saluran utama pernafasan. Percabangan tersebut umumnya akan dimulai dari titik hilum atau pun ujung tulang dada. Bronkus primer berjumlah dua ke kiri dan ke kanan. Kemudian secara umumnya, struktur bronkus primer ini hampir serupa dengan struktur trakea. Bronkus primer ada di dalam rongga dada.
  • Bronkus sekunder. Ini adalah saluran yang asalnya dari percabangan bronkus primer. Bronkus sekunder menjadi salah satu cabang paling utama pada tiap – tiap lobus paru – paru. Bronkus tersebut memiliki ukuran yang bisa dikatakan jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan bronkus primer, dan lebih tipis lagi dengan lapisan selnya. Bronkus primer sebelah kanan membentuk percabangan sebanyak tiga bronkus sekunder, sementara itu untuk bronkus primer yang ada di sebelah kiri hanya membentuk dua bronkus sekunder saja. Hal yang jadi pembeda antara jumlah bronkus tersebut sesuai dengan jumlah lobus paru – paru, dimana jumlah paru – paru yang ada di sebelah kanan adalah sebanyak tiga lobus, sedangkan untuk paru – paru sebelah kirinya hanya dua lobus atau ruang. Hal tersebut dikarenakan paru – paru sebelah kiri berbagi ruang dengan jantung.

Histologi

fungsi bronkus

Bronkus primer ini memiliki kartilago dan juga selaput lendir yang mirip sekali dengan yang ditemukan pada trakea. Selain hal tersebut, tulang rawan hialin membentuk cicin yang tidak lengkap pada bronkus, yang nanti akan memberikan mereka penampilan berbentuk “D” yang sangat khas di bronkus yang lebih besar lagi, dan sebagai piring dan pulau kecil di dalam bronkus berukuran lebih kecil.

Pada saat percabangan berlanjut di semua bronkial, maka jumlah kartilago hialin pada dinding menurun hingga mencapai bronkiolus yang memiliki dinding bebas dari tulang rawan. Jumlah otot polos pun akan mengalami peningkatan seiring dengan berkurangnya jumlah kartilago, serta otot polos juga hadir secara kontinu di sekitar bronkus. Selain hal tersebut, selaput lendir akan alami transisi dari epitel kolumnar pseudostralified bersilia ke epitel kuboid sederhana menuju epitel skuamosa sederhana.

Mengetahui Struktur Bronkus

fungsi bronkus

Perlu untuk diketahui juga bahwa, pada dasarnya ada beberapa divisi bronkus pada setiap lobus paru – paru. Untuk yang pertama adalah bronkus lobaris. Ini adalah cabang dari bronkus utama, tiga di paru – paru sebelah kanan dan dua lagi ada di paru – paru sebelah kiri. Bronkus lobaris tersebut kemudian akan bercabang lagi menjadi bronkus segmental, 10 ada di paru – paru sebelah kanan, dan berjumlah 8 di paru – paru sebelah kiri. Bronkus segmental ini kemudian akan bercabang lagi menjadi bronkus sub segmental.

Bronkus sub segmental tersebut dikelilingi oleh jaringan ikat, pembuluh limfatik, pembuluh darah, dan juga pembuluh syaraf. Lalu, bronkus segmental akan bercabang menjadi bronkiolus yang tidak mempunyai kartilago atau pun tulang rawan di bagian dindingnya. Selain itu, pada dinding bronkus sendiri terdiri dari beberapa lapisan, diantaranya adalah jaringan epitel, lamina propia, jaringan otot, dan tulang rawan. Namun untuk mengetahui penjelasan lebih detailnya mari simak beberapa ulasannya di bawah ini.

1. Jaringan epitel

Jenis jaringan epitel ini adalah yang menyusun bronkus, misalnya saja epitel silindris bersilia. Dimana sel – sel epitel tersebut nanti akan menghasilkan lendir atau pun mucus yang berfungsi untuk menangkap kotoran.

2. Lamina propia

Lamina propia atau yang juga disebut dengan membrane dasar ini memiliki peranan penting sekali sebagai fondasi bagi sel – sel epitel, atau pun tempat menempelnya sel epitel. Lamina propia tersebut adalah lapisan jaringan ikat, dimana dalam lapisan tersebut ada sel – sel limfosit yang telah terkait dengan sistem pertahanan tubuh.

3. Jaringan otot

Otot polos adalah salah satu jenis otot yang menyusun bronkus. Lapisan jaringan tersebut ada di bagian bawah lapisan lamina propia. Adanya otot polos di dalam bronkus ini ternyata juga terkait dengan kontraksi relaksasi pada saluran pernafasan, diantara sel – sel otot polos yang memiliki senyawa elastin.

4. Tulang rawan

Lalu ada tulang rawan. Ini adalah tulang paling utama di dalam penyusunan saluran pernafasan. Beda halnya dengan trakea yang tersusun secara teratur oleh tulang rawan penyusun yang memiliki bentuk seperti jala. Tulang rawan ini justru tersusun paling luar di bronkus, sementara itu untuk lumennya sendiri terisi oleh lamina propia dan juga lapisan epitel. Jenis dari tulang rawan adalah yang paling ideal sekali di dalam saluran pernafasan, hal tersebut karena tulang rawan yang cukup lunak sekali, sehingga memudahkan dalam gerakan pernafasan.

Mengetahui Fungsi Bronkus

kegunaan bronkus

Pada dasarnya fungsi utama bronkus ini adalah sebagai saluran udara untuk bergerak dari mulut dan juga trakea, kemudian turun ke alveoli, dan kembali ke lingkungan. Walaupun bronkus tersebut sudah dianggap hanya bagian dari struktural tubuh untuk waktu yang sangat lama, kita belajar bahwasannya mereka mungkin saja memiliki fungsi penting yang lain. Misalnya saja pada kelenjar di bagian bronkus yang berguna untuk mensekresikan lendir, yang nanti akan memainkan fungsi penting pada sistem kekebalan tubuh, baik itu untuk mengisolasi atau pun menginaktivasi mikroorganisme patologis. Di bawah ini akan kami informasikan kepada Anda tentang fungsi bronkus yang ternyata tidak berbeda jauh dengan saluran pernafasan yang lainnya, diantaranya sebagai berikut.

  • Fungsi pertama bronkus adalah untuk menyaring udara pernafasan silia di sel – sel epitel yang berperan penting dalam penyaringan udara pernafasan. Fungsi dari penyaringan tersebut sama halnya dengan penyaringan yang biasanya terjadi di dalam hidung, hanya saja penyaringan udara yang terjadi di dalam bronkus ini hanya sekadar penyaringan sekunder.
  • Tidak hanya itu, fungsi lainnya adalah untuk melembabkan udara pernafasan mucus atau lendir yang biasanya dihasilkan oleh sel – sel epitel bronkus. Berperan penting untuk melembabkan atau pun menghangatkan udara pernafasan. Suhu lingkungan nanti akan pengaruhi udara pernafasan. Pada saat cuaca sedang panas – panasnya, maka udara yang panas akan masuk dan dilembabkan oleh mucus, begitu pun sebaliknya, pada saat udara dingin masuk, mucus ini akan langsung menghangatkan udara tersebut, sehingga tidak terjadi perbedaan suhu.
  • Berguna untuk menangkap kotoran yang masuk bersamaan dengan udara pernafasan. Perlu untuk diketahui bahwa mucus yang dihasilkan oleh epitel untuk lembabkan udara seperti pada poin ke dua di atas juga berperan penting dalam menangkap kotoran, atau pun debu dan juga partikel yang terbawa masuk bersama udara pernafasan. Debu maupun kotoran ini juga akan dikeluarkan lewat mulut.
  • Bronkus juga sangat berguna sekali untuk menyalurkan oksigen dari lingkungan ke dalam tubuh. Bronkus hubungkan lingkungan dengan organ tubuh pada bagian dalam. Hal ini ada kaitannya dalam penyaluran oksigen dari lingkungan ke dalam tubuh manusia.
  • Selain itu, bronkus juga berguna untuk menyalurkan karbondioksida dari dalam tubuh ke lingkungan. Sebaliknya, dari poin yang keempat bronkus hubungkan bagian dalam tubuh yang keluarkan karbondioksida ke lingkungan.
  • Bronkus bahkan hubungkan trakea dengan paru – paru. Bronkus ada di dalam rongga dada, yang merupakan saluran yang langsung berhubungan dengan paru – paru lewat bronkus, ini adalah hubungan antara paru – paru dengan organ pernafasan lainnya yang terjalin dengan baik.
  • Fungsi terakhir bronkus adalah untuk menopang paru – paru. Bronkus tersusun atas tulang rawan, bronkus nanti akan masuk ke dalam paru – paru yang lunak. Dengan tulang rawan tersebut maka bronkus bisa menopang paru – paru.

Berikut Kondisi yang Melibatkan Bronkus

bronkitis

Ada beberapa kondisi medis ternyata bisa melibatkan bronkus. Yang mana beberapa diantaranya melibatkan daerah lain dari paru – paru dan yang lainnya terbatas di bronkus utama serta bronkus kecil. Hal tersebut bisa termasuk :

Bronkitis

Bronkitis akuta atau bronkitis kronis merupkan peradangan di jaringan bronkus. Kronis adalah bentuk dari jenis penyakit paru – paru obstruktif kronik atau PPOK, ini suatu kondisi yang bisa saja menjadi penyebab utama dari kematian.

Aspirasi

Apabila benda asing secara tidak disengaja terhirup dan sering tersangkut di salah satu bronkus, maka aspirasi bisa saja dicurigai pada X-ray oleh munculnya paru – paru di bagian luar obstruksi. Bronkoskopi sering sekali diperlukan untuk mengeluarkan benda – benda asing pada saluran udara ini.

Kanker paru – paru

Beberapa jenis kanker paru – paru bisa saja muncul di bagian dinding bronkus, khususnya tumur seperti kanker paru – paru sek kecil dan kanker paru – paru sel skuamosa. Dulu jenis kanker ini merupakan tipe paling umum, dan dalam beberapa tahun terakhir adenokarsinoma paru – paru tumor yang biasanya tumbuh di bagian pinggiran paru – paru jauh dari saluran udara menjadi bentuk yang paling umum dari kanker paru – paru. Diperkirakan kanker di dekat saluran udara ini jauh lebih umum sebelum rokok disaring, dan residu akan tinggal pada saluran udara tersebut. Begitu pun sebaliknya, dengan penambahan filter, maka racun bisa dihirup lebih dalam lagi ke paru – paru dimana adenokarsinoma terjadi.

Asma

Ini adalah jenis penyakit yang biasanya ditandai dengan terjadinya penyempitan bronkus, yang mana pada gilirannya mengganggu perjalanan udara dari lingkungan menuju alveoli paru – paru. Diantara perawatan lain, asma lebih sering diobati dengan bronkodilator. Ini adalah obat yang digunakan untuk lebarkan bronkus dan kurangi terjadinya penyempitan.

Prosedur yang Melibatkan Bronkus

bronskokopi

Bronkoskopi adalah prosedur dimana tabung atau bronkoskop dimasukkan lewat mulut, dan masuk ke bronkus. Bronkoskopi tersebut bisa dilakukan untuk evaluasi gejala seperti batu yang terjadi secara terus menerus, atau pun batuk darah, namun juga bisa digunakan untuk obati beberapa kondisi, seperti perdarahan pada saluran udara dan pengangkatan benda – benda asing.

Teknik ultrasound endobronkial adalah kemajuan diagnosis kanker paru – paru dan juga penyakit paru – paru. Selama bronkoskopi, USG bisa saja dilakukan untuk lihat jaringan yang lebih dalam lagi di paru – paru dengan melewati dinding bronkus. Pada saat tumor ada, biopsi jarum terkadang bisa dilakukan dibawah bimbingan ultrasound endobronkial, sehingga memungkinkan untuk mendapat jaringan dari tumor tanpa biopsi paru – paru terbuka.

Perbedaan Bronkus dengan Bronkiolus

fungsi bronkus

Bronkus merupakan tabung yang bercabang dari trakea di paru – paru. Bronkiolus sendiri adalah tabung kecil yang bercabang dari masing – masing bronkus. Bronkus hanya ada dua dibandingkan dengan bronkiolus yang jumlahnya tidak terhitung.

Perlu untuk diketahui bahwa sistem pernasafan pada dasarnya terdiri dari sepasang paru – paru dan juga trakea, dimana seseorang akan menarik udara. Tekanan udara atmosfer akan memaksakan udara untuk masuk ke dalam. Agar hal tersebut terjadi, maka tubuh harus bisa menurunkan tekanan udara dalam rongga dada. Yang demikian ini dilakukan dengan cara memperluas rongga dengan menggunakan otot – otot di tulang rusuk, dan juga otot – otot khusus yang biasanya disebut dengan diafragma yang ada di bagian bawah paru – paru.

Pada saat dihirup, udara pertama ditarik masuk lewat mulut dan hidung. Kemudian berpindah ke bawah, ia pergi lewat faring atau tenggorokan dan lewat laring atau kotak suara. Dari sini lalu memasuki saluran udara yang utama, yakni trakea. Treakea punya cincin tulang rawan yang mendukungnya. Cabang – cabang dari trakea keluar menjadi dua bronkus. Satu bronkus untuk setiap paru – paru. Bronkus sendiri bercabang hingga beberapa kali ke divisi yang lebih kecil. Setelah itu, saluran udara ini tidak lagi mendapat dukungan cincin tulang rawan, atau bronkiolus. Fungsi utama bronkiolus adalah untuk menyalurkan udara dari bronkus pada alveoli, dan berfungsi untuk mengontrol jumlah udara yang telah didistribusikan lewat paru – paru dengan kontriksi serta dilatasi. Dan berikut ini adalah beberapa perbedaan antara bronkus dengan bronkiolus yang harus diketahui.

  • Treakea dibagi menjadi cabang untuk membentuk bronkus primer, sementara out bronkus membagi menjadi cabang – cabang untuk membentuk bronkiolus.
  • Bronkus memiliki lapisan tulang rawan, sementara itu bronkiolus tidak.
  • Fungsi pernafasan bronkus adalah untuk memberikan pelayanan sebagai konduktor, sementara itu untuk bronkiolus sendiri untuk melayani sebagai konduktor dan lokasi pertukaran gas.
  • Bronkus punya diameter lebih besar dari bronkiolus.

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan tentang pengertian dan fungsi Bronkus beserta perbedaannya dengan bronkiolus. Semoga bermanfaat.