Informasi Terbaru Tentang Latar Belakangan dan Dampak Perang Dunia 2 Lengkap

Perang dunia 2 ini pada dasarnya lanjutan dari perang dunia 1, yang mana kala itu Jerman sedang alami kekalahan telak oleh sekutunya. Kekalahan yang didapatkan Jerman tersebut bertambah dengan diadakannya perjanjian yang diberi nama sebagai “Versailles” yang membuatnya semakin terpuruk. Keterpurukan Jerman ternyata dimanfaatkan Adolf Hittler lewat partai nazi untuk bangkitkan Jerman kembali, serta menutut balas atas kekalahan sebelumnya di perang dunia 1. latar belakang perang dunia 2. Simak dulu yuk Video Perang Dunia 2 singkat ini !!

Latar Belakang Perang Dunia 2 Lengkap

Latar Belakang Perang Dunia 2

Perang dunia 2 atau yang juga bisa disingkat menjadi PD2 ini merupakan sebuah perang global yang berlangsung mulai tahun 1939, dan berakhir di tahun 1945. Perang dunia 2 tersebut melibatkan banyak sekali negara yang ada di dunia ini, termasuk semua kekuatan besar yang pada akhirnya membentuk 2 aliansi militer yang saling bertentangan satu dengan lainnya, yakni sekutu dan poros. Perang dunia 2 tersebut juga menjadi perang terluas dan terbesar di dalam sejarah yang di dalamnya melibatkan lebih dari 10 juta orang di berbagai pasukan militer dunia. Pada saat dalam keadaan perang total, semua negara – negara besar memaksimalkan seluruh kemampuan yang dimilikinya, mulai dari ekomomi, industri, dan ilmiah untuk keperluan perang, sehingga hal tersebut mampu menghapus perbedaan antara sumber daya sipil dengan militer.

Yang demikian ini ternyata ditandai oleh beberapa peristiwa yang berperan penting yang mana di dalamnya melibatkan kematian masal warga sipil, tidak terkecuali Holocaust dan penggunaan senjata nuklir dalam peperangan besar tersebut. Perang dunia 2 ini memakan korban jiwa sebanyak 50 juta hingga 70 juta jiwa. Jumlah kematian tersebut menjadikan perang dunia 2 sebagai salah satu konflik yang bisa dikatakan paling mematikan di sepanjang sejarah umat manusia. Kekaisaran Jepang telah berusaha keras untuk bisa mendominasi Asia Timur dan sudah memulai perang dengan Tiongkok di tahun 1937, akan tetapi perang dunia secara umum pecah di tanggal 1 September 1939, dengan invasi oleh Jerman ke Polandia yang diikuti oleh serangkaian pernyataan perang terhadap Jerman oleh Britania dan juga Perancis.

Sejak akhir tahun 1939 hingga awal tahun 1941 silam, dalam serangkaian kampanye dan juga perjanjian, Jerman ternyata membentuk sebuah aliansi poros bersama dengan Italia, tujuannya adalah untuk bisa menguasai dan menaklukkan sebagian besar benua Eropa. Setelah Pakta Molotov – Ribbentrop, Jerman bersama dengan Uni Soviet berpisah lalu menganeksasi wilayah negara – negara tetangganya sendiri di Eropa, tidak terkecuali Polandia. Britania Raya bersama dengan imperium dan juga persemakmurannya menjadi satu – satunya kekuatan yang sangat besar sekali. Para sekutu yang terus melakukan peperangan melawan blok poros dengan cara mengadakan pertempuran di Afrika Utara, juga di pertempuran Atlantik.

Tepatnya di bulan Juni tahun 1941, poros Eropa lancarkan invasi terhadap Uni Soviet yang sedang mengadakan terbukanya teater perang darat terbesar di sepanjang sejarah. Yang mana perang tersebut libatkan sebagian besar pasukan militer poros hingga akhir perang. Lalu di bulan Desember tahun 1941, Jepang ikut bergabung dengan blok poros untuk melakukan penyerangan ke Amerika Serikat dan teritori Eropa yang ada di Samudera Pasifik, lalu dengan cepatnya menguasai sebagian besar wilayah Pasifik Barat. Penyerangan poros berhenti di tahun 1942 setelah Jepang mendapatkan kekalahan dalam berbagai pertempuran di lautan dan tentara poros Eropa diklahakan di Afrika Utara dengan Stalingrad. Tepatnya di tahun 1943, lewat serangkaian kekalahan yang didapatkan Jerman di Eropa Timur, invasi sekutu ke Italia dan kemenangan Amerika Serikat di Pasifik, poros Eropa kemudian kehilangan inisiatif dan mundur secara strategis di semua front.

Kemudian di tahun 1944, para sekutu barat melakukan penyerbuan ke Perancis, sementara itu Uni Soviet sendiri merebut kembali teritori yang sudah pernah diambil dan menyerbu Jerman bersama dengan para sekutunya. Perang yang terjadi di Eropa kemudian berakhir dengan pendudukan Berlin oleh tentara Uni Soviet dan Polandia serta penyerahan tanpa syarat Jerman di tanggal 8 Mei 1945. Lalu di sepanjang tahun 1944 dan 1945, Amerika Serikat kalahkan angkatan laut Jepang, kemudian menduduki beberapa pulau yang ada di wilayah Pasifik Barat, jatuhkan bom atom di negara tersebut menjelang invasi ke Jepang. Uni Soviet lewat negosiasi dengan menyatakan perang terhadap Jepang dan melakukan penyerbuan Manchuria. Kekaisaran Jepang menyerah di tanggal 15 Agustus 1945, sehingga hal tersebutlah yang pada akhirnya mengakhiri perang yang terjadi di Asia, dan hal ini mampu memperkuat kemenangan total para sekutu atas poros.

Perang dunia 2 mampu mengubah haluan politik dan juga struktur sosial dunia. PBB atau Perserikatan Banga – Bangsa didirikan untuk perkuat kerjasama internasional, dan cegah terjadinya konflik – konflik yang akan datang. Para kekuatan besar adalah pemenang perang antara Amerika serikat dengan Uni Soviet, Britania Raya, Tiongkok, dan juga Perancis untuk menjadi anggota tetap tetap Dewa Keamanan Peserikatan Bangsa – Bangsa. Uni Soviet bersama dengan Amerika Serikat muncul sebagai kekuatan yang super besar untuk saling bersaing, dan mendirikan panggung perang dunia yang nanti bertahan kurang lebih selama 46 tahun selanjutnya. Sementara itu pengaruh dari kekuatan besar Eropa mulai melemah, sedangkan dekolonisasi Asia dan Afrika dimulai. Kebanyakan negara yang industrinya terkena dampak buruk mulai melakukan pemulihan ekonomi. Integrasi politik, terutama di Eropa muncul sebagai salah satu upaya atau tindakan untuk menstabilkan hubungan setelah terjadinya perang.

Kronologi Terjadinya Perang Dunia 2

latar belakang perang dunia 2

Penyebab Awal mula terjadinya perang dunia 2 ini umumnya disetujui di tanggal 1 September 1939, dimulai dengan adanya invasi Jerman ke Polandia, Britania dan Perancis yang menyatakan bahwa perang terhadap Jerman 2 hari kemudian. Tanggal lain tentang awal mula terjadinya perang tersebut adalah dimulainya perang Tiongkong dengan Jepang pada tanggal 7 Juli 1937. Kemudian lainnya ikuti sejarawan Britania Raya, yakni A. J. P. Taylor yang percaya bahwa terjadinya terang antara Tiongkok dengan Jepang dan perang yang terjadi di Eropa beserta koloninya terjadi secara bersamaan, dan kedua perang tersebut bergabung di tahun 1941. Tanggal – tanggal awal lain yang sering sekali digunakan untuk perang dunia 2 juga meliputi invasi Italia ke Abisinia tepatnya di tanggal 3 Oktober 1935.

Kemudian sejarawan yang bernama Antony Beevor memandang bahwa awal mulanya terjadinya perang dunia 2 tersebut terjadi pada saat Jepang menyerbu Manchuria di bulan Agustus 1939. Namun demikian, tanggal pastinya akhir dari terjadinya perang dunia 2 ini ternyata tidak disetujui secara universal. Sejak dulu disebutkan bahwasannya perang dunia 2 berakhir pada saat terjadinya gencatan sejata di tanggal 14 Agustus 1945. Alih – alih penyerahan diri resmi oleh Jepang di sejumlah teks sejarah Eropa, perang tersebut berakhir pada tanggal 8 Mei 1945. Walaupun demikian, perjanjian damai dengan Jepang baru ditanda tangani di tahun 1951 dan dengan Jerman di tahun 1990.

Dampak Perang Dunia 2

latar belakang perang dunia 2

Setelah perang dunia 2 tersebut berakhir, muncul beberapa akibat yang timbul dalam bidang politik, sosial, dan ekonomi, di bawah ini akan kami ulaskan lebih lengkapnya tentang dampak – dampak dari perang dunia 2, diantaranya sebagai berikut.

Akibat Perang dunia 2 di Bidang politik

latar belakang perang dunia 2

  • Amerika Serikat dan Rusia atau Uni Soviet menjadi negara adi kuasa.
  • Munculnya perang dingin sebab ada perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet.
  • Munculnya nasionalisme dan semakin banyak negara merdeka di kawasan Asia.
  • Munculnya blok – blok atau pun aliansi yang berdasarkan kepentingan bersama, contohnya saja SEATO, NATO, dan METO.
  • Munculnya politik memecah belah negara, contohnya saja Jerman dipecah menjadi dua negara, yakni Jerman bagian barat dan Jerman bagian timur, Korea dipecah menjadi dua negara, yakni Korea bagian selatan dan Korea bagian timur, Indo – China dipecah menjadi tiga negara, yakni Laos, Kamboja, dan Indo – China, dan India dipecah menjadi dua negara, yakni India dan Pakistan.

Dampak Perang Dunia II di Bidang ekonomi

latar belakang perang dunia 2

Perang dunia 2 ini mengakibatkan hancurnya perekonomian negara – negara di seluruh penjuru dunia, kecuali Amerika Serikat yang pada akhirnya dijadikan sebagai pusat kekayaan, dan kreditur bagi seluruh penjuru dunia. Kesempatan tersebut digunakan dengan baik oleh Amerika Serikat untuk membendung pengaruh komunis dan juga menanam pengaruhnya di dunia, misalnya saja dengan cara melaksanakan program – program seperti truman doctrine di tahun 1947, marshall plan tahun 1947, point four truman, dan colombo plan.

Akibat Perang Dunia 2 Bidang sosial

latar belakang perang dunia 2

Dampak perang dunia 2 banyak sekali korban – korban yang menderita, baik itu menderita cacat, atau pun kehilangan harga bendanya, sehingga dibentuklah UNRRA atau United Nations Relief Rehabilitation Administration oleh PBB. Tujuannya adalah agar bisa membantu para korban perang dalam mengatasi masalahnya. Adapun tugas UNRR sendiri diantaranya sebagai berikut.

  • Mengelolah kembali tanah yang telah rusak
  • Mendirikan rumah – rumah sakit
  • Memberikan makanan kepada orang – orang yang terlantar
  • Mengurusi pengungsian dan menyatukan kembali dengan keluarganya

Sebelum Perang Dunia 2 Terjadi

latar belakang perang dunia 2

Invasi Italia ke Ethiopia di tahun 1935

Terjadinya perang antara Italia dengan Abisinia yang kedua ini merupakan perang kolonial singkat, yang dimulai pada bulan Oktober 1935 hingga bulan Mei 1936. Perang tersebut terjadi antara angkatan bersenjata kerajaan Italia atau regno d’Italia dengan angkatan bersenjata kekaisaran Ethiopia atau Abisinia. Perang tersebut berakhir dengan penduduk militer di Ethiopia serta aneksasinya ke koloni baru Afrika Timur Italia. Selain hal tersebut, perang ini juga membuka kelemahan liga bangsa – bangsa sebagai salah satu kekuatan pelindung perdamaian. Baik itu Italia maupun Ethiopia merupan negara anggita, akan tetapi liga tersebut tidak bisa berbuat apa – apa pada saat negara yang pertama jelas – jelas melakukan pelanggaran.

Perang saudara Spanyol di tahun 1936 – 1939

Jerman dengan Italia memberikan dukungan penuh kepada para pemberontak nasionalis yang dipimpin oleh jenderal Francisco Franco di Spanyol. Uni Soviet sendiri juga mendukung pemerintah setempat yang sudah berdiri, yakni Republik Spanyol yang punya kecenderungan sayap kiri. Baik itu Jerman maupun Uni Soviet menggunakan perang proksi ini sebagai salah satu kesempatan yang sangat baik untuk menguji senjata dan taktik baru mereka. Pengeboman Guernica oleh Legiun Condor yang disengaja di Jerman pada bulan April 1937 ini berkontribusi pada kekhawatiran bahwasannya perang besar selanjutnya akan libatkan serangan bom teror besar – besaran terhadap warga sipil.

Invasi Jepang ke Tiongkok di tahun 1937

Tepatnya di bulan Juli tahun 1937, Jepang mengambil bekas ibukota kekaisaran Tiongkok Beijing setelah dimulainya insiden atau kejadian jembatan Marco Polo yang jadi batu pijakan kampanye Jepang untuk melakukan penjajahan di seluruh wilayah Tiongkok. Uni Soviet sendiri segera menanda tangani pakta non agresi tersebut dengan Tiongkok untuk memberikan dukungan material yang secara efektif akhiri kerjasama antara Tiongkok dengan Jerman. Lalu Generalissimo Chiang Kai Shek kerahkan pasukan terbaiknya untuk pertahankan Shanghai, akan tetapi setelah 3 bulan bertempur, Shanghai ternyata jatuh juga. Jepang terus menerus melakukan penekanan terhadap pasukan Tiongkok, mengambil ibukota Nanking pada bulan Desember 1937 dan melakukan pembantaian besar – besaran di Nanking.

Kemudian di bulan Juni 1938, pasukan Tiongkok hentikan serbuan Jepang dengan cara membanjiri sungai kuning, manuver tersebut berikan waktu bagi Tiongkok untuk siapkan pertahanan di Wuhan, akan tetapi kota tersebut berhasil direbut di bulan Oktober. Kemenangan militer Jepang gagal dalam menghentikan pemberontakan Tiongkok. Pemerintahan Tiongkok berpindah ke pedalaman di Chongqing dan lanjutkan peperangan.

Invasi Jepang ke Uni Soviet dan Mongolia di tahun 1938

Di tanggal 29 Juli 1938, Jepang melakukan penyerangan ke Uni Soviet dan alami kekalahan di pertempuran danau khasan. Walaupun pertempuran tersebut dimenangkan oleh Uni Soviet, akan tetapi Jepang menyebutnya seri dan buntu, lalu di tanggal 11 Mei 1939 Jepang memutuskan untuk pindahkan perbatasan Jepang dengan Mongolia hingga ke sungai khalkhin gol lewat pemaksaan. Setelah serangkaian keberhasilan di awal, serangan Jepang ke Mongolia digagalkan pasukan merah yang menandakan kekalahan besar – besaran yang pertama oleh angkatan darat kwantung Jepang.

Pertempuran tersebut meyakinkan beberapa faksi pemerintahan Jepang, bahwasannya mereka harus berfokus dalam berkonsiliasi dengan pemerintahan Uni Soviet, untuk menghindari ikut campur Uni Soviet dalam perang melawan Tiongkok serta mengalihkan perhatian militer mereka ke selatan, yakni ke jajahan Amerika Serikat dengan Eropa di Pasifik, juga mencegah penggulingan kepemimpinan militer Uni Soviet berpengalaman seperti Georgy Zhukov, yang nanti akan memainkan peran penting untuk mempertahankan Moskwa.

Penduduk Eropa dan perjanjian

Baik itu di Eropa, Jerman maupun Italia jadi semakin keras lagi. Tepatnya di bulan Maret 1938, jerman menganeksasi Austria, lagi – lagi mendapatkan sedikit perhatian dari kekuatan – kekuatan Eropa yang lain. Semakin tertantang lagi, Hitler mulai menegaskan klaim atas Sudetenland, bahwasannya wilayah Cekoslowakia yang didominasi etnis Jerman, Perancis, dan Britania segera berikan wilayah tersebut ke Jerman lewat perjanjian Munich, yang dibuat khusus untuk melawan keinginan pemerintahan Cekoslowakia, dengan memberikan imbalan janji untuk tidak meminta wilayah lagi.

Sesaat setelah perjanjian tersebut, Jerman dan Italia melakukan paksaan terhadap Cekoslowakia untuk segera menyerahkan wilauah tambahan ke Hongaria dan juga Polandia. Di bulan Maret 1939, jerman menyerang sisa Cekoslowakia dan membelahnya menjadi Protektorat Bohemia serta Moravia Jerman dan negara klien pro Jerman yang bernama Republik Slovak. Tidak hanya itu saja, ditambahkan lagi Hitler juga menutut Danzig, Perancis, dan Britania Raya untuk menjamin dukungan mereka terhadap kemerdekaan Polandia, pada saat Italia menguasai Abania di bulan April 1939, jaminan yang sama ternyata diberikan untuk Yunani dan Rumania. Dan tidak lama setelah itu, Polandia, Jerman, dan Italia resmikan aliansi mereka sendiri lewat pakta baja.

Demikian informasi terbaru tentang dampak dan latar belakang perang dunia 2 lengkap. Semoga bermanfaat.