Pengertian Pasar Uang dan Pasar Modal Menurut Para Ahli serta Perbedaanya

Dalam ilmu ekonomi seringkali kita mendengar istilah pasar uang dan pasar modal. Lantas apa sebenarnya pengertian pasar uang dan pasar modal itu? Pasar uang adalah suatu pertemuan dalam suatu pasar yang secara abstrak dilakukan untuk mendapatkan demand dan supply dana jangka pendek.

Contents

Pengertian Pasar Uang dan Pasar Modal

Pengertian Pasar Uang dan Pasar Modal

Didalam pasar uang, valuta asing diperlukan untuk membayar kegiatan ekspor impor dan juga utang ke luar negeri. Sementara pasar modal merupakan suatu sistem keuangan yang terorganisasi termasuk didalamnya terdapat bank – bank yang komersial dimana semua lembaga perantara ada di bidang keuangan dengan keseluruhan surat – surat berharga yang beredar. Atau bisa diartikan dalam pengertian sempit bahwa pasar modal merupakan suatu pasar yang disiapkan untuk memperdagangkan saham – saham, obligasi – obligasi dan berbagai jenis surat berharga lain dengan menggunakan jasa perantara pedagang efek. Dilihat dari pengertian ini bisa diketahui bahwa pasar modal merupakan salah satu cara bagi perusahaan dalam mencari dana dengan menjual hak kepemilikan perusahaan kepada masyarakat terkait.

Informasi selengkapnya tentang pasar uang dan pasar modal bisa Anda simak dalam penjelasan di bawah ini!

Pengertian pasar uang menurut para ahli

 

 

Menurut Pandji Anoraga dan Piji Pakarti di tahun 2001, pasar uang merupakan suatu tempat jual beli berlangsung yang memiliki ciri jangka waktu dana yang pendek, tidak terikat pada suatu tempat tertentu dimana pada umumnya supply dan demand bertemu secara langsung dan tak perlu guarantor underwriter.

Pengertian pasar modal menurut para ahli

pengertian pasar uang dan pasar modal

Arti pasar modal menurut Fahmi dan Hadi (2009 : 41)

Pengertian pasar modal adalah tempat berbagai pihak, secara khusus perusahaan dalam menjual stock atau saham dan bond atau obligasi. Pasar modal memiliki tujuan dari hasil penjualan nantinya akan dimanfaatkan sebagai tambahan dana atau dapat digunakan untuk semakin memperkuat modal perusahaan.

Definisi pasar modal menurut Irham (2011 : 34)

Menurut Irham, pengertian pasar modal adalah sebuah pasar tempat dana – dana modal seperti ekuitas dan utang diperdagangkan.

Pengertian pasar modal menurut Sunariyah (2006 : 5)

Pengertian pasar modal menurut Sunariyah adalah tempat bertemunya antara penawaran dan juga permintaan surat – surat berharga. Pasar modal juga menjadi tempat dimana individu – individu atau badan usaha yang memiliki kelebihan dana atau surplus fund melakukan langkah investasi dalam surat berharga yang sudah ditawarkan oleh emiten.

Menurut Suad Husnan (2005 : 3), Pasar modal adalah …

Pasar modal menurut Suad Husnan adalah suatu pasar secara formal untuk berbagai suatu instrument keuangan atau sekuritas dalam jangka panjang yang dapat diperjualbelikan baik dalam bentuk hutang atau modal sendiri, baik yang telah diterbitkan oleh pemerintah, public authorities atau oleh perusahaan swasta.

Apa itu pasar modal ?? Ini pandangan Tjiptono Darmadji dan Hendy M.Fakhruddin (2006 : 1)

Menurut Tjiptono Darmadji dan Hendy M.Fakhruddin, pasar modal adalah suatu pasar yang digunakan untuk berbagai instrument keuangan secara jangka panjang yang bisa diperjualbelikan baik dalam bentuk hutang, ekuitas atau saham sebagai instrument derivative, atau instrument yang lain. Pasar modal juga merupakan suatu sarana pendanaan bagi perusahaan atau institusi lain dan berbagai sarana bagi kegiatan untuk melakukan langkah – langkah investasi.

Arti pasar modal menurut  Widoatmodjo (2012 : 15)

Menurut Widoatmodjo, pasar modal merupakan sebuah pasar abstrak dimana yang diperjualbelikan didalam pasar tersebut adalah berbagai dana – dana jangka panjang yaitu dana yang memiliki keterikatan didalam investasi lebih dari jangka waktu satu tahun lamanya.

Definisi pasar modal menurut Sitomorang (2008 : 3)

Menurut Sitomorang, pengertian pasar modal adalah suatu kegiatan perdagangan yang dilakukan atas dasar instrument keuangan (sekuritas) jangka panjang baik dalam bentuk modal sendiri atau commond stock atau utang (bonds). Semua yang ada kaitannya dalam pasar modal juga meliputi berbagai elemen. baik jika instrument keuangan tersebut diterbitkan oleh pemerintah atau yang diterbitkan oleh perusahaan swasta.

Pengertian pasar modal menurut Mishkin dan Faskin dalam buku Financial Markets and Instirution (2000 : 16)

Menurut Mishkin dan Faskin dalam buku Financial Markets and Instirution, pasar modal merupakan market dalam tempo jangka panjang dan trading ekuitas instrument.

Menurut Sartono (2001 : 21), Pengertian pasar modal adalah …

Menurut Sartono, pengertian pasar modal adalah tempat terjadinya suatu transaksi asset keuangan secara jangka panjang yang memiliki tanggal jatuh tempo lebih dari satu tahun.

Pengertian pasar modal menurut Jurnal Ilmiah Karya Telaumbanua dan Sumiyana (2008)

Jurnal Ilmiah Karya Telaumbanua dan Sumiyana mengatakan bahwa pasar modal merupakan suatu pasar bursa dimana didalamnya suatu efek yang turut diperdagangkan akan merefleksikan semua informasi yang terjadi dengan tempo yang sangat cepat dan sangat akurat.

Pengertian pasar modal menurut Wikipedia adalah …

Menurut Wikipedia, pasar modal adalah suatu kegiatan yang ada kaitannya dengan penawaran umum dan perdagangan efek dimana perusahaan public yang berkaitan dengan berbagai macam efek yang diterbitkannya. Serta pasar modal ini juga memiliki suatu lembaga serta profesi yang juga ada kaitannya dengan efek.

Pengertian pasar modal Undang – Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995

Pasar modal menurut Undang – Undang Pasar Modal Nomor 8 Tahun 1995 merupakan sebuah kegiatan yang bersangkutan dengan penawaran secara umum dan berbagai perdagangan efek. Termasuk juga sebuah perusahaan public yang ada kaitannya dengan efek yang diterbitkannya serta lembaga dan juga profesi yang ada kaitannya dengan efek.

Efek yang dimaksud didalam pasar modal ini merupakan sekumpulan surat berharga yaitu surat pengakuan hutang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti hutang, unit penyertaan investasi kolektif, kontrak berjangka atas efek dan juga derivative dari sebagian efek.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi pengelolaan dan waktu

pengertian pasar uang dan pasar modal

Setelah kita membahas tentang pengertian pasar uang dan pasar modal, kali ini kita akan membahas bedanya. Pasar uang sebenarnya merupakan suatu wadah tempat bertemunya pemberi dana dan juga calon konsumen. Pertemuan didalam pasar uang dilakukan secara langsung atau bisa juga dengan perantara. Penawaran surat berharga yang dilakukan di pasar uang dilakukan dalam jangka waktu yang pendek.

Sementara pasar modal, merupakan suatu pasar yang memperjual belikan surat berharga yang isinya berupa saham obligasi dan equitas saham yang turut digunakan untuk keperluan jangka waktu yang panjang.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari barang yang diperjual – belikan

pengertian pasar uang dan pasar modal

Karena ini merupakan sebuah pasar, maka tentu ada barang yang diperdagangkan. Dalam suatu pasar modal, instrument yang turut diperdagangkan berupa obligasi, saham dan juga surat berharga yang lainnya. Yang dipertemukan dalam pasar modal ini tentu saja adalah perusahaan – perusahaan yang mencari modal dan para penanam modal atau investor.

Para investor atau penanam modal tersebut akan bertindak menjadi seorang pembeli yang harus memiliki kejelian didalam menjatuhkan pilihan agar mereka tidak salah pilih. Mereka juga harus tahu siapa pedagang yang menjual dan bagaimana potensi keuntungan jika mereka membelinya.

Sementara itu mengenai pasar uang, instrument yang digunakan didalam pasar uang adalah surat berharga pasar uang yang biasanya digunakan secara diskonto. Kemudian instrument lain yang digunakan dalam pasar uang berupa SBI (Sertifikat Bank Indonesia), Promissory Notes (kesanggupan membayar utang piutang jangka pendek), deposito (instrument yang dikeluarkan oleh bank), treasury bill (instrument yang dikeluarkan oleh negara dalam jangka waktu kurang dari satu tahun), commercial paper, call money dan juga banker’s acceptance. Intinya bedanya jika dalam pasar uang investasinya senantiasa bersifat jangka pendek sementara dalam pasar modal merupakan suatu bentuk investasi dalam jangka panjang.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi otoritas tertinggi

pengertian pasar uang dan pasar modal

Untuk pasar uang atau money market, otoritas yang paling tinggi adalah bank Indonesia. Sementara untuk pasar modal atau yang dikenal dengan istilah bursa efek otoritas paling tingginya adalah Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari tempat transaksinya

pengertian pasar uang dan pasar modal

Di Indonesia, transaksi pasar modal dilakukan di bursa efek Jakarta atau bursa efek Surabaya. Sementara untuk pasar uang tak ada suatu transaksi secara khusus dan proses transaksinya bisa dilakukan dengan menggunakan alat komunikasi antar bank.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi resiko

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi resiko

Jika bicara tentang resiko, tentu saja ada perbedaan antara pasar uang dan juga pasar modal. Pasar uang yang lebih banyak diminati karena dianggap lebih minim resiko dibandingkan pasar modal. Selain itu pasar uang ini lebih kecil dari segi modal. Bahkan Anda juga bisa melakukan tanam modal mulai dengan angka 100 ribu rupiah saja.

Karena dikelola orang – orang yang professional di bidangnya, segi keamanan pasar modal juga jauh lebih terjamin. Jadi kalau Anda ingin mencoba reksadana pasar uang namun modalnya masih kecil, Anda tak perlu khawatir. Dana yang Anda miliki akan dikelola oleh orang – orang yang professional. Hanya saja yang disayangkan investasi dalam pasar uang seperti halnya reksadana hanya dibatasi investasinya dengan jumlah tidak lebih dari angka 10%.

Sementara di lingkup pasar modal, resikonya banyak sekali yang mengintai. Misalkan ketika Anda membeli saham. Resiko loss, bangkrut dan likuiditas masih terbuka sangat lebar. Hal ini karena pasar modal bersifat fluktuatif sehingga sangat rentan terhadap resiko kerugian. Namun walau demikian, bagi mereka yang punya modal kecil, Anda bisa ikut reksadana pasar modal yang menggabungkan dana nasabah sehingga dapat membeli saham dan obligasi.

Lantas bagaimana yang lebih menguntungkan, apakah pasar modal ataukah pasar uang?

Jika kita bicara tentang keuntungan dan kerugian tentu saja hal tersebut tergantung dari perspektif Anda. Jika dananya yang dikeluarkan kecil akan tetapi ingin untung besar dan minim resiko jelas hal tersebut tidak akan pernah mungkin. Ini sama saja artinya Anda hanya terbuai dalam angan karena setiap usaha keuntungan yang didapatkan sebesar dengan pengorbanan yang sudah dikeluarkan. Nah, jika Anda ingin investasi yang aman dengan kondisi pasar yang selalu stabil ada kemungkinan bahwa yang jauh lebih cocok untuk Anda adalah berinvestasi di lini pasar uang. Jika keuntungan yang Anda inginkan lebih besar, maka tinggal Anda keluarkan modal yang jauh lebih besar juga.

Akan tetapi jika Anda merupakan seorang adventurous, maka pasar modal bisa Anda turut coba. Asalkan Anda memiliki kejelian dan kepahaman dalam mekanisme pasar modal dan resikonya, maka prinsip yang dianut disini adalah high risk, high return. Sementara tingkat keuntungannya juga jauh lebih besar dibandingkan pasar uang akan tetapi setiap saat Anda juga harus bersiap sedia jika ada kemungkinan kehilangan modal dalam jumlah yang besar karena penurunan atau mengalami kebangkrutan.

Macam-macam Jenis Pasar Modal

pengertian pasar uang dan pasar modal

Pasar modal sendiri dibedakan menjadi beberapa bagian, diantaranya meliputi :

Primary market atau pasar perdana

Pasar perdana adalah penawaran saham pertama kali dari emiten kepada para pemodal selama jangka waktu yang sudah ditetapkan oleh pihak penerbit atau issuer sebelum saham tersebut masih belum diperdagangkan di pasar sekunder.

Dalam jangka waktu sekurang – kurangnya 6 hari kerja, harga saham di pasar perdana biasanya ditentukan oleh pihak penjamin emisi dan perusahaan yang sudah go public atas dasar analisa fundamental perusahaan yang bersangkutan. Didalam lingkup pasar perdana, biasanya suatu perusahaan akan mendapatkan sejumlah dana yang diperlukan. Perusahaan juga dapat menggunakan dana hasil emisi untuk melakukan upaya pengembangan serta semakin memperluas barang modal untuk memproduksi barang dan juga jasa.

Kemudian dananya di pasar perdana juga dapat digunakan dalam melakukan perlunasan hutang serta melakukan perbaikan struktur modal usaha. Untuk harga sahamnya di pasar perdana sendiri tetap dimana pihak yang memiliki wewenang atas hal tersebut merupakan penjamin emisi dan pialang yang tidak dikenakan komisi dengan tingkat pemesanan yang dilakukan melalui suatu agen penjualan.

Secondary market atau pasar sekunder

Pasar sekunder adalah tempat terjadinya transaksi jual beli saham diantara investor setelah melewati masa – masa penawaran saham di pasar perdana dengan waktu sekurang – kurangnya selama 90 hari kerja. Setelah melakukan ijin emisi maka kemudian akan diberikan efek tersebut yang harus dicatatkan di pihak bursa. Dengan keberadaan pasar sekunder ini menjadikan para investor bisa membeli dan menjual bursa efek mereka setiap saat mereka inginkan. Sementara bagi perusahaan manfaat pasar sekunder adalah sebagai tempat dalam melakukan penghimpunan investor lembaga dan juga perseorangan.

Kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap Pasar Modal

pengertian pasar uang dan pasar modal

Perihal pasar modal sendiri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki kebijakan terbaru yang meliputi :

Kebijakan untuk menjaga kepercayaan investor

Otoritas Jasa Keuangan akan mengeluarkan berbagai tata aturan untuk melakukan pengembangan perusahaan efek daerah yang memiliki tujuan dalam membantu meningkatkan jumlah investor kecil domestic dalam rangka untuk meningkatkan ketahanan ekonomi secara nasional.

Penyediaan instrument secara beragam

Tujuan diberlakukan kebijakan yang kedua ini oleh Otoritas Jasa Keuangan adalah agar bisa digunakan mendukung kebutuhan pemerintah di berbagai sektor secara prioritas. Adapun instrument yang digunakan adalah instrument seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas dan Efek Beragam Aset, Juga ada kebijakan yang mendorong obligasi daerah, green bonds dan juga perpetual bonds.

Mendukung pengembangan UKM 

Otoritas Jasa Keuangan juga telah menerbitkan peraturan terkait penawaran emiten dengan asset yang berskala kecil dan menengah untuk pengembangan usaha mikro kecil dan menengah.

Mengembangkan pembiayaan UMKM

Otoritas Jasa Keuangan akan secara terus menerus mengembangkan pembiayaan UMKM melalui equity crowd funding. Sehingga nantinya pembiayaan ini akan memfasilitasi pelaku usaha pemula atau suatu start up company untuk melakukan kontribusi atas perekonomian secara nasional dengan menyediakan alternative sumber pembiayaannya.

Selain itu Otoritas Jasa Keuangan, juga akan melakukan berbagai ketentuan lain yang intinya adalah untuk mendukung berbagai macam program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah. Semua ini tentunya untuk kepentingan pasar modal di Indonesia.