Pengertian, Unsur dan Fungsi Plasma Darah

Fungsi Plasma Darah – Di dalam tubuh manusia terdapat berbagai macam elemen yang tentunya hadir dengan fungsi dan tugas masing – masing. Salah satunya adalah darah yang fungsinya untuk mengedarkan sari makanan ke seluruh organ tubuh, mengangkut oksigen, membawa sisa oksidasi sel tubuh dan juga berbagai tugas penting yang lainnya.

Darah memiliki berbagai macam komponen. Komponen darah terdiri atas sel darah putih, sel darah merah, trombosit dan plasma darah. Sama halnya dengan komponen penting yang lain, plasma darah didalam tubuh manusia juga memiliki beberapa fungsi. Apa sajakah fungsi plasma darah didalam tubuh manusia? Berikut ini kami akan berikan informasi lengkapnya untuk Anda tentang pengertian, unsur dan fungsi plasma darah dalam tubuh manusia.

Pengertian Plasma Darah Adalah …

arti Plasma Darah

Plasma darah adalah sebuah cairan berwarna kuning yang merupakan larutan garam dan protein dimana sel darah merah, darah putih dan trombosit berada didalamnya. Warnanya menjadi terkesan merah karena terdapat banyaknya sel darah merah didalam darah kita.

Cairan plasma darah ini mengandung sekitar 90 persen air dan sekitar 10 persen zat lain yang akan kita distribusikan ke seluruh tubuh. Hal ini merupakan komponen darah paling banyak pada manusia yang turut menyumbangkan sekitar 55 persen dari total volume darah dimana sisanya sekitar 45% diisi oleh sel – sel darah. Didalam plasma darah terdapat kandungan berbagai macam zat yang meliputi protein darah, hormon, zat gizi dari makanan dan juga komponen penggumpalan. Semisal seperti albumin, fibrinogen, dan globulin didalamnya.

Keanekaragaman komponen penyusun inilah yang kemudian membuat fungsi plasma darah tidak akan pernah main – main. Mulai dari bagaimana mempertahankan tekanan darah dan juga volume yang stabil sampai memasok protein penting untuk imunitas dan juga pembekuan.

Unsur Plasma Darah

unsur-Unsur Plasma Darah

Komponen pembentuk plasma darah sendiri terdiri atas beberapa unsur. Unsur plasma darah tersebut diantaranya meliputi :

1. Air

Unsur Plasma Darah

Unsur air merupakan suatu unsur yang fungsinya adalah dapat membantu melarutkan zat – zat yang terlarut didalam plasma darah seperti halnya glukosa yang digunakan oleh sel tubuh sebagai sumber energi, asam amino dan ion – ion yang lain seperti natrium dan kalor.

2. Protein

Unsur Plasma Darah

Protein didalam plasma darah merupakan suatu molekul yang menyusun plasma darah dimana keberadaannya sekitar 7% molekul protein didalam plasma darah terdiri dari :

  • Albumin : Fungsinya adalah untuk mengatur volume darah, menjaga keseimbangan pH didalam darah, dan turut menjaga keseimbangan kadar air didalam darah. Serum albumin sendiri keberadaannya dalam plasma darah kurang lebih sekitar 4%.
  • Globulin fungsinya adalah membantu dalam mengatur peredaran lemak, vitamin serta hormon yang akan menghasilkan protombin dan juga zat antibodi sebagai sistem kekebalan tubuh.
  • Fibrinogen fungsinya untuk membantu dalam menghentikan peredaran jika luka terjadi. Caranya adalah dengan membekukan darah di sekitar area luka.

3. Serum plasma darah

fungsi plasma darah

Serum plasma darah memiliki fungsi sebagai antibodi didalam tubuh manusia.

4. Opisimin

fungsi plasma darah

Fungsinya adalah untuk menopang tugas dari leukosit yaitu mematikan mikroorganisme asing yang masuk ke dalam tubuh dan bersifat sebagai fagosit didalam tubuh.

5. Antitoksin

fungsi plasma darah

Fungsinya untuk menetralisir toksin atau racun yang masuk ke dalam tubuh dengan cara bergabung dengan toksin yang dihasilkan oleh bakteri sehingga toksin tidak berbahaya.

6. Garam – garam mineral

fungsi plasma darah

Fungsinya untuk menjaga keseimbangan tekanan darah, menjaga pH darah dan mengatur daya serap dari membrane sel didalam darah.

7. Hormon

fungsi plasma darah

Perannya didalam tubuh manusia adalah membantu dalam merangsang dan meningkatkan fungsi kerja alat – alat tubuh manusia.

8. Karbondioksida

fungsi plasma darah

Karbondioksida merupakan hasil respirasi sel yang harus dibuang keluar oleh tubuh. Karbondioksida juga memiliki peran sehingga tak boleh diremehkan juga.

9. Sampah nitrogen

fungsi plasma darah

Sampah nitrogen ini merupakan hasil metabolisme didalam tubuh yang akan dibuang melalui urin yang nantinya diekskresikan oleh ginjal.

Didalam plasma darah juga terdapat beberapa jenis zat antibodi dimana zat – zat antibodi tersebut sangat dibutuhkan tubuh untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Zat – zat antibodi tersebut akan bekerja melalui berbagai jenis yaitu akan menyerang secara langsung penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh atau bekerja dengan cara merusak penyebab penyakit yang masuk ke dalam tubuh dengan cara mengaktivasi sistem komplemen didalam tubuh.

Fungsi Antibodi tubuh

fungsi antibodi tubuh

Ada beberapa cara yang dilakukan oleh antibodi tubuh dalam bekerja melemahkan penyakit atau unsur patogen yang memungkinkan untuk masuk ke dalam tubuh diantaranya yaitu :

Aglutinasi

Aglutinasi merupakan suatu proses penyatuan atau pengumpulan sel juga bakteri yang penyebabnya adalah infeksi bakteri dan juga serum kekebalan yang bersangkutan.

Presipitasi

Presipitasi ini merupakan sebuah proses pengendapan nitrogen yang diawali dengan terbentuknya molekul besar yang letaknya berada diantara antigen yang sudah terlarut didalam tubuh.

Precipitin

Precipitin merupakan sebuah zat antibodi yang didalam tubuh fungsinya adalah untuk membantu mengumpulkan zat antigen.

Lisin

Suatu zat antibodi ini fungsinya adalah berfungsi dalam menguraikan antigen didalam tubuh.

Antitoksin

Antitoksin merupakan suatu zat antibodi yang fungsinya adalah membantu menawarkan racun yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Kegunaan dan Fungsi Plasma Darah

fungsi plasma darah

Setelah kita tahu dan memahami tentang pengertian plasma darah dan berbagai unsur yang terkandung didalam plasma darah serta komponen pembentuk plasma darah sekarang kita akan membahas fungsi plasma darah secara umum. Secara umum, fungsi plasma darah diantaranya meliputi :

1. Membantu mengedarkan sari – sari makanan

Darah merupakan suatu cairan yang akan selalu mengalir didalam tubuh manusia. Cairan tersebut mengalir didalam tubuh manusia melewati alat – alat pernapasan, melalui nadi yang ada didalam tubuh manusia dan akan terus mengalir serta berusaha menyebarkan sari – sari makanan yang dibawa dari serapan oksigen maupun beberapa vitamin, protein dan karbohidrat yang bisa didapatkan melalui makanan yang sudah kita konsumsi setiap harinya. Dengan demikian tubuh akan senantiasa mendapatkan sari – sari makanan untuk kebutuhan secara cukup.

2. Mengangkut oksigen

Oksigen yang didapatkan dari kegiatan menghirup udara bebas di luar kemudian akan ditangkap melalui hidung, selanjutnya melalui cara kerja hidung akan disaring dengan bulu – bulu hidung kemudian akan masuk ke pembuluh darah melalui pembuluh darah tersebut akan mengalir ke seluruh tubuh kemudian mulai dari menghirup udara sampai ke jantung. Selanjutnya dari organ jantung akan disebarkan ke seluruh tubuh.

3. Mengedarkan hormon

Tidak hanya sekedar mengedarkan darah ke jantung dan kemudian dibawa ke seluruh tubuh manusia. Akan tetapi nyatanya plasma darah juga berfungsi untuk membawa hormon yang akan masuk ke tubuh manusia. Hormon ini didapatkan karena adanya suatu rangsangan atau stimulus dari luar atau dari dalam diri manusia.

Selanjutnya darah akan berfungsi mengangkut hormon – hormon tersebut sementara kelenjar eksokrin akan bertugas mengambil hormon – hormon yang tidak memiliki banyak manfaat untuk dibuang dari dalam tubuh melalui suatu saluran khusus. Hormon yang terpilih untuk dibuang tersebut dihasilkan dari hasil sekresi. Sementara darah akan membawa hormon – hormon tersebut dengan saluran biasa yang artinya tidak melalui aliran secara khusus seperti yang terjadi pada kelenjar eksokrin.

4. Membawa sisa – sisa oksidasi sel tubuh

Selanjutnya fungsi darah yang kedua adalah membawa sisa – sisa zat yang tidak berguna keluar dari tubuh dimana hal ini bisa dilihat ketika Anda melakukan suatu proses pernapasan dimana disini ada proses pengangkutan oksigen melalui darah sampai ke bagian jantung manusia dan juga dari jantung diproses ke seluruh tubuh. Selanjutnya dari jantung, karbondioksida pada akhirnya dibuang melalui darah juga dan akan dihembuskan bersamaan proses yang kita lalui dalam menghembuskan nafas.

5. Menyerang kuman atau bakteri yang masuk

Darah didalam tubuh manusia juga berfungsi sebagai pengaktif metabolisme tubuh. Seperti yang sebelumnya sudah kita bahas bahwa didalam darah manusia terdapat berbagai sel dimana sel – sel itulah yang akan menjaga metabolisme tubuh. Didalam darah ada yang kita sebut dengan sel darah merah dan sel darah putih disini keduanya akan menyerang kuman atau benda asing yang masuk ke dalam aliran darah manusia. Jika sel darah tersebut kemudian berhasil melawan benda asing tersebut kemudian kalau sudah berhasil kita tidak akan terserang penyakit. Akan tetapi sebaliknya yang terjadi jika sel darah nyatanya tidak sanggup memberikan perlawanan kepada suatu benda asing maka tubuh akan terserang berbagai penyakit.

6. Menyembuhkan luka

Didalam darah juga terdapat sebuah bagian yang bernama trombosit dimana bagian tersebut merupakan bagian darah yang sangat berperan penting dalam penyembuhan luka yang ada di kulit ari kita. Trombosit ini nantinya akan mengeluarkan zatnya dan akan bergabung dengan vitamin K untuk membentuk darah agar menjadi beku. Setelahnya darah membeku dan memakan trombosit maka secara perlahan luka akan segera tertutup. Inilah yang menjadi penyebab mengapa ketika kulit ari luka dapat kembali seperti semula. Atau lebih tepatnya peran trombosit selalu ada didalam darah setiap manusia. Jika kemudian kepingan trombosit ada didalam darah akan berkurang karena tugasnya digunakan untuk mengobati luka yang menganga tersebut. Dengan melakukan tugasnya secara terus menerus lama kelamaan luka yang menganga akan tertutup dan sembuh.

7. Mengangkut karbondioksida

Fungsi dari plasma darah yang selanjutnya adalah untuk mengangkut karbondioksida dimana karbondioksida ini merupakan suatu zat yang tidak dibutuhkan tubuh sehingga nantinya darah akan mengembalikannya keluar melalui organ paru – paru dan kemudian akan dihembuskan kembali melalui hidung. Hal ini sama halnya dengan sistem pengangkutan oksidasi yang sudah dijelaskan sebelumnya.

8. Membuang zat – zat sisa pencernaan ke ginjal dan kulit

Zat – zat yang diangkut oleh darah bukan sebuah zat yang semuanya berguna untuk tubuh. Dalam proses yang dikaitkan dengan sistem ekskresi disini darah akan memisahkan mana zat yang berguna bagi tubuh dan yang mana zat yang tidak berguna untuk tubuh. Jika zat tersebut tidak berguna bagi tubuh maka kemudian zat tersebut akan dialirkan ke sebuah sistem ekskresi atau pembuangan termasuk ke dalam ginjal dan juga kulit.

9. Sebagai pengatur suhu untuk tubuh

Hasil dari oksidasi darah akan menghasilkan panas didalam tubuh dimana jika oksidasi tersebut baik maka suhu tubuh juga akan menjadi jauh lebih baik lagi. Hal ini menjalankan peran penting didalam tubuh manusia.

10. Memendam berbagai bibit penyakit

Kepingan – kepingan darah atau yang kita kenal dengan plasma darah berfungsi dalam memendam bibit penyakit supaya bibit penyakit tersebut tidak tersebar ke seluruh tubuh melalui darah. Akan tetapi bibit penyakit ini akan dimatikan oleh kepingan – kepingan darah dimana tubuh akan lebih sehat dan nantinya terhindar dari berbagai bibit penyakit tersebut.

Dengan segudang fungsi plasma darah tersebut, maka ini merupakan komponen yang jika mengalami masalah akan menimbulkan adanya gangguan kesehatan yang sangat serius. Beruntung plasma darah dapat didonorkan kepada para pasien yang memang membutuhkan. Jadi walau plasma darah ini punya banyak komponen penyusun seperti air, enzim, garam, immunoglobulin, albumin dan juga berbagai faktor pembekuan.

Jika kemudian Anda memilih untuk mendonorkan darah, ahli medis akan membantu Anda untuk memisahkan komponen – komponen penting ini dari plasma darah dan kemudian mengolah komponen tersebut ke dalam berbagai macam produk. Kemudian produk – produk tersebut akan digunakan sebagai perawatan yang berpotensi besar dalam membantu menyelamatkan nyawa orang yang menderita luka bakar, trauma, shok, dan juga kondisi darurat medis lainnya. Protein serta juga antibodi yang terdapat didalam plasma darah juga digunakan dalam menciptakan terapi untuk kondisi kronis yang langka seperti halnya kelainan autoimun dan juga hemofilia.

Protein dan juga antibodi didalam plasma darah juga digunakan dalam rangka menciptakan terapi – terapi untuk sebuah kondisi kronis yang sangat langka seperti kelainan autoimun dan juga hemofilia. Orang – orang yang menderita kondisi ini bisa hidup lama dan juga dapat produktif dengan terapi yang dilakukan. Beberapa organisasi kesehatan bahkan turut menyebut jika plasma darah merupakan sebuah elemen didalam tubuh manusia yang dapat memberikan kehidupan dengan segala fungsi plasma darah yang menjadikannya layak disebut sebagai pemberi kehidupan.

Jika memang kemudian Anda ingin menyumbangkan plasma darah dengan fungsi plasma darah yang begitu besar untuk membantu orang lain yang membutuhkan, Anda akan melalui serangkaian proses penyaringan terlebih dahulu dimana hal ini juga diperlukan dalam memastikan agar darah Anda sehat dan senantiasa aman. Jika kemudian Anda memenuhi syarat sebagai pendonor, maka Anda akan menghabiskan sekitar satu jam setengah di klinik untuk setiap kunjungan yang akan Anda berikan.

Mengenai seperti apa proses penyumbangan plasma darah ini pertama – tama darah Anda akan diambil melalui jarum yang ditempatkan di organ pembuluh darah di salah satu tangan. Kemudian selanjutnya darah akan dialirkan ke mesin khusus untuk memisahkan plasma dan juga seringkali trombosit dari sampel darah Anda. Proses ini yang seringkali disebut sebagai plasmapheresis. Sisa – sisa sel darah merah dan juga komponen darah yang lain nantinya akan dikembalikan ke tubuh bersama dengan berbagai larutan elektrolit atau garam.

Sebagai informasi untuk Anda bahwa tidak semua golongan darah diminta untuk menyumbangkan plasma darah. Kebanyakan orang – orang yang memiliki golongan darah AB paling banyak diminta untuk menyumbangkan plasma darahnya. Jadi walau orang golongan darah AB hanya sekitar 4% dari populasi manusia, fungsi plasma darah mereka sangat universal. Dengan plasma darah golongan darah AB yang sangat universal ini menjadikan darah orang – orang dengan darah AB berpotensi untuk digunakan oleh siapa saja.

Itulah serangkaian informasi untuk menambah pengetahuan dan cakrawala kita tentang pengertian, unsur dan fungsi plasma darah. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang sangat inspiratif untuk Anda.