Pengertian Kebudayaan Secara Umum dan Menurut Para Ahli

kebudayaan menurut para ahli – Setiap negara tentunya memiliki budaya yang berbeda satu dengan yang lainnya. Semisal seperti Indonesia dengan negara Eropa. Tentu saja budaya di Indonesia dengan negara – negara yang ada di Eropa akan berbeda karena pengaruh negara, culture dan berbagai faktor yang lainnya.

Akan tetapi perbedaan budaya tidak untuk saling memusuhi atau saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya. Perbedaan budaya diharuskan menjadi ajang untuk latihan toleransi antara yang satu dengan yang lainnya. Dengan demikian hubungan timbal balik yang saling memahami akan turut tercipta.

Pengertian Kebudayaan Secara Umum

Pengertian Kebudayaan Secara Umum

Secara umum kebudayaan berarti cara hidup yang berkembang dan dimiliki serta dilakukan oleh sekelompok orang kemudian diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Lantas bagaimana pengertian kebudayaan menurut para ahli?

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli

Pengertian kebudayaan dalam berbagai pandangan sudah didefinisikan oleh beberapa ahli. Berikut pengertian kebudayaan menurut para ahli yang bisa menjadi bahan rujukan diantaranya :

Arti Kebudayaan Menurut Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara menyebutkan bahwa kebudayaan berarti buah budi manusia sebagai hasil perjuangan atas dua pengaruh kuat yaitu zaman dan alam yang menjadi bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi segala macam rintangan dan kesukaran yang ada dalam hidup demi mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang lahir dan bersifat tertib serta damai.

Menurut Dr. Koentjraningrat Kebudayaan adalah …

Dr. Koentjraningrat memiliki pengertian bahwa kebudayaan merupakan keseluruhan manusia dari perilaku dan hasil perilaku yang beraturan dari tata kelakuan yang didapatkan dari kegiatan belajar. Semua yang ada berkaitan dan tersusun secara terstruktur dalam kehidupan sehari – hari.

Apa itu Kebudayaan ?? Ini Penjelasan Dr. K. Kupper

Kebudayaan menurut Dr. K. Kupper adalah sistem gagasan yang menjadi pedoman dan pengarah bagi manusia dalam bersikap dan berperilaku baik secara kelompok atau secara individu.

Pengertian Kebudayaan Menurut Djojodigono (1958)

Menurut Djojodigono kebudayaan adalah daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan juga rasa.

Definisi Kebudayaan Menurut Drs. Muhammad Hatta

Menurut Drs. Muhammad Hatta, pengertian kebudayaan adalah ciptaan hidup dari sebuah bangsa.

Arti kata Kebudayaan Menurut Drs. Sidi Gazalba

Drs. Sidi Gazalba juga mengutarakan pendapatnya  tentang kebudayaan menurut para ahli. Menurut Drs. Sidi Gazalba, kebudayaan merupakan suatu cara berpikir dan perasaan seseorang yang menyatakan diri dalam seluruh segi kehidupan dan segolongan manusia yang terikat, terkait dan membentuk suatu kesatuan social dengan suatu ruang dan suatu waktu yang sama.

Pengertian Kebudayaan Menurut Ahli (Dawson)

Didalam bukunya yang berjudul Age of the Gods, Dawson menyatakan kebudayaan merupakan cara pandang dan cara hidup bersama.

Ini Pendapat Francis Merill tentang Kebudayaan adalah …

Kebudayaan menurut Franciss Merill adalah suatu rangkaian pola perilaku yang dihasilkan oleh suatu interaksi social semua perilaku dan semua produk yang dihasilkan oleh seseorang sebagai anggota suatu masyarakat yang bisa ditemukan melalui interaksi secara simbolis.

Arti Kebudayaa Menurut Kluckhohn dan Kelly

Kebudayaan menurut Kluckhohn dan Kelly adalah semua hal yang berkaitan dengan suatu rancangan hidup yang tercipta secara historical baik yang tersurat atau yang tersirat baik itu rasional atau irasional. Semua itu berada pada suatu waktu sebagai pedoman yang potensial dalam kaitannya dengan perilaku manusia.

Pengertian Kebudayaan Menurut William H. Haviland

Kebudayaan adalah seperangkat aturan dan norma yang dimiliki bersama oleh para anggota masyarakat yang jika dilaksanakan oleh anggotanya akan melahirkan sebuah perilaku yang dipandang layak dan bisa diterima oleh semua masyarakat.

Unsur-Unsur Kebudayaan

unsur kebudayaan

Belajar tentang unsur yang ada dalam sebuah kebudayaan sangat penting agar bisa memahami kebudayaan manusia secara umum dan secara khusus atas budaya yang berdiri dan menetap di lingkungan kita masing – masing. Unsur kebudayaan menurut Kluckhon dalam bukunya yang berjudul “Universal Categories of Culture” terbagi ke dalam tujuh unsure kebudayaan universal atau yang disebut sebagai cultural universal. Ketujuh unsure kebudayaan tersebut saling terkait satu sama lain yang meliputi :

Sistem religi

sistem religi kebudayaan

Koentjaraningrat menyatakan bahwa asal mula permasalahan fungsi religi didalam masyarakat adalah adanya suatu pertanyaan tentang mengapa manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan gaib atau suatu kekuatan supranatural dimana hal tersebut dianggap lebih tinggi daripada manusia dan mengapa manusia itu melakukan berbagai macam cara untuk melakukan komunikasi dan mencari hubungan – hubungan dengan kekuatan supranatural yang ada.

Dalam konteks sebuah usaha untuk memecahkan pertanyaan mendasar yang menjadi penyebab lahirnya asal mula religi tersebut para ilmuwan sosial memiliki asumsi bahwa religi suku – suku bangsa yang ada di luar Eropa merupakan sisa dari bentuk religi kuno yang dianut oleh seluruh umat manusia di zaman dahulu ketika kebudayaan masih sangat primitive contohnya seperti upacara keagamaan di Bali atau yang dikenal dengan Ngaben.

Sistem bahasa merupakan Unsur Kebudayaan

unsur kebudayaan

Bahasa menjadi sebuah sarana untuk manusia agar bisa saling menyapa dan berinteraksi satu sama lain. Dalam ilmu antropologi disebutkan bahwa bahasa disebut linguistic. Menurut Keesing, kemampuan manusia dalam membangun sebuah tradisi budaya, menciptakan sebuah pemahaman tentang fenomena sosial yang diungkapkan secara simbolik dan mewariskannya kepada generasi penerusnya sangat tergantung pada bahasa. Dengan begitu bahasa akan duduk pada porsi yang penting dalam kaitannya dengan analisa budaya manusia.

Menurut Koentjaraningrat sendiri unsur dari bahasa secara lisan atau tulisan untuk digunakan sebagai aspek penting dalam komunikasi adalah deskripsi ciri terpenting dari bahasa yang diucapkan oleh suatu suku bangsa yang bersangkutan secara variatif. Ciri – ciri yang menonjol dari bahasa suku bangsa bisa diuraikan dengan cara membandingkan kedua hal tersebut dalam klasifikasi bahasa – bahasa yang ada di dunia entah itu yang berkaitan dengan rumpun, sub rumpun, keluarga atau sub keluarga.

Dalam hal tersebut, menentukan batas daerah penyebaran bahasa tidak mudah karena kebanyakan daerah perbatasan tempat dimana individu tinggal merupakan sebuah tempat yang sangat intensif dalam melakukan interaksi satu sama lain sehingga proses saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya perihal bahasa seringkali terjadi. Misalkan seperti bahasa Jawa, Sunda dan Batak atau bahasa – bahasa yang lainnya.

Sistem ekonomi atau mata pencaharian hidup

pembentuk kebudayaan

Mata pencaharian atau aktivitas ekonomi yang terjadi diantara anggota masyarakat menjadi fokus kajian yang tak kalah pentingnya dengan unsur – unsur yang sebelumnya. Dalam sebuah penelitian etnografi tentang sistem mata pencaharian penduduk yang mengkaji tentang bagaimana cara mata pencaharian suatu kelompok masyarakat untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, ditemukan beberapa sistem ekonomi masyarakat tradisional yang meliputi perihal :

  • Kegiatan berburu dan meramu
  • Beternak
  • Bercocok tanam di lading
  • Menangkap ikan
  • Bercocok tanam menetap dengan suatu sistem irigasi

Akan tetapi saat ini di tengah semakin banyaknya peluang kerja yang ada, mata pencaharian masyarakat sebagai petani sudah sangat minim. Ini artinya bahwa suatu langkah tata kelola atas sumber daya manusia saat ini sudah mengalami perubahan. Sumber daya alam secara langsung dikelola secara langsung dalam pemenuhan kebutuhan manusia hanya terjadi di beberapa daerah saja utamanya yang masih berstatus sebagai desa. Sementara di kota yang sudah tersentuh dengan modernisasi cara mereka mendapatkan pangan adalah dengan membeli di desa – desa yang masih banyak petaninya atau berasal dari distribusi pangan pemerintah yang penyalurannya juga tidak terlepas kaitannya dengan hasil panen warga desa.

Kini kita bisa tahu di berbagai daerah yang ada di Indonesia, mata pencaharian sebagai karyawan kantor menjadi sumber penghasilan utama kebanyakan orang dalam mencari nafkah. Hal ini terjadi setelah perkembangan industri yang hal tersebut kemudian mengubah pola hidup manusia untuk tidak mengandalkan mata pencaharian utama masyarakat dulu yang berprofesi sebagai petani. Di tengah – tengah lingkungan yang mayoritas masyarakat industri seperti sekarang ini tentu saja bukan hanya skill melainkan pendidikan dan keterampilan dalam mendapatkan pekerjaan sangatlah dibutuhkan. Utamanya mereka yang membidik jabatan tinggi seperti direktur, kepala divisi, kepala staff atau jabatan setaranya.

Sistem pengetahuan merupakan Unsur Kebudayaan

Sistem pengetahuan merupakan Unsur Kebudayaan

Sistem pengetahuan dalam kultural universal  ada kaitan eratnya dengan suatu sistem peralatan hidup dan juga teknologi karena sistem pengetahuan ini sifatnya adalah abstrak dan berwujud didalam ide manusia. Sistem pengetahuan ini sangat luas batasannya karena juga turut serta mencakup pengetahuan manusia tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Misalkan seperti masyarakat desa yang kehidupan mereka dilalui dengan cara bertani tentu akan memiliki sistem kalender pertanian tradisional yang digunakan turun temurun demi melancarkan aktivitas pertanian. Sistem kalender pertanian tradisional tersebut disebut dengan sistem pranatamangsa dimana hal ini karena diberlakukan secara turun temurun juga menjadi landasan masyarakat di sekitarnya yang menjadi salah satu bagian pengetahuan turun temurun untuk masyarakat yang ada di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Sistem pranatamangsa dalam dunia pertanian tradisional sering digunakan dalam penentuan kaitan antara tingkat curah hujan dengan kemarau dimana melalui sistem ini petani akan tahu kapan saat mulai mengolah tanah, kapan waktu yang tepat untuk mulai menanam dan ketika panen kapan waktu yang bisa dipilih. Sementara antara kehidupan masyarakat desa dengan kehidupan masyarakat di sekitar pesisir akan berbeda. Hal ini bukan hanya karena perbedaan wilayah akan tetapi ilmu dan sistem pengetahuan yang juga berbeda.

Pada masyarakat yang hidup di daerah pesisir pantai yang bekerja sebagai nelayan mereka kebanyakan menggantungkan hidupnya dari laut sehingga mereka harus memiliki pengetahuan tentang kondisi laut. Dengan memiliki bekal pengetahuan mengenai kondisi laut tentu mereka bisa menentukan kapan saat yang baik untuk menangkap ikan dan kapan waktu yang baik untuk tidak berlaut karena ombak pasang yang membahayakan nyawa. Semua ini merupakan pengetahuan yang sangat penting tentunya berdasarkan mata pencaharian dan tempat dimana orang tersebut berada yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan saat ini.

Satu hal yang kita semua harus tahu bahwa saat ini sudah ada banyak suku bangsa yang tidak dapat bertahan hidup jika mereka tidak tahu dengan teliti di musim apa berbagai jenis ikan pindah ke hulu sungai. Selain itu, manusia juga tidak dapat membuat berbagai alat ketika mereka tidak tahu dengan teliti ciri dari bahan mentah yang digunakan dalam membuat alat tersebut.

Karenanya biasanya di masing – masing kebudayaan senantiasa memiliki suatu kompleks himpunan tentang pengetahuan alam, tumbuh – tumbuhan, binatang, benda dan juga manusia yang ada di sekitarnya.

Menurut pendapat dari Koentjaraningrat, setiap suku bangsa di dunia memiliki pengetahuan tentang beberapa aspek yang meliputi :

  • Tumbuhan yang tumbuh di sekitar area tempat tinggal
  • Binatang yang hidup di daerah tempat tinggalnya
  • Zat – zat, bahan mentah, benda – benda dalam lingkungannya
  • Tubuh manusia
  • Sifat dan tingkah laku manusia
  • Ruang dan waktu

Sistem peralatan hidup dan teknologi

contoh kebudayaan

Tentunya manusia senantiasa berusaha dalam mempertahankan hidupnya sehingga mereka akan selalu membuat peralatan atau benda – benda yang dirasa penting untuk kehidupan. Perhatian awal dari para antropolog didalam pemahaman tentang kebudayaan manusia atas dasar unsur teknologi yang dipakai suatu masyarakat berupa benda yang dijadikan sebagai peralatan hidup dengan bentuk dan teknologi yang masih sangat sederhana. Dengan demikian tentu saja bahasan tentang unsur kebudayaan yang termasuk ke dalam peralatan hidup dan teknologi merupakan bahasan dari kebudayaan fisik. Misalnya :

  • Keris
  • Pisau
  • Pedang
  • Kujang
  • Rencong

Akan tetapi di era modern sekarang ini tentu peralatan yang penting bukan melulu soal senjata. Melainkan juga tentang apa yang bisa digunakan untuk berkomunikasi. Karena itu kemudian muncullah kebudayaan digital dimana orang – orangnya sangat terkait dan terikat dengan produk digital seperti laptop dan ponsel atau smartphone.

Sistem kekerabatan dan organisasi sosial merupakan Unsur Kebudayaan

Sistem kekerabatan

Unsur budaya berupa sistem kekerabatan dan organisasi sosial yang merupakan suatu usaha antropologi untuk memahami tentang bagaimana manusia membentuk masyarakat melalui berbagai kelompok sosial. Koentjaraningrat berpendapat bahwa setiap kelompok masyarakat di kehidupannya diatur oleh suatu adat istiadat dan juga berbagai aturan – aturan tentang berbagai kesatuan yang ada didalam lingkungan dimana ia hidup dan juga bergaul dari hari ke hari. Kesatuan sosial yang juga paling dekat dan dasar adalah kerabat yang merupakan suatu keluarga inti yang dekat dengan yang lain.

Kemudian selanjutnya manusia akan digolongkan ke dalam tingkatan lokalitas geografis dalam membentuk suatu organisasi sosial di dalam kehidupan. Kekerabatan dalam unsur – unsur kebudayaan berkaitan erat dengan perkawinan di tengah masyarakat yang merupakan dasar dari pembentukan suatu komunitas atau organisasi sosial ketika generasi penerusnya sudah dilahirkan.

Unsur Kebudayaan melalui kesenian

 Unsur Kebudayaan melalui kesenian

Perhatian para ahli antropologi tentang seni bermula dari sebuah penelitian bersifat etnografi tentang aktivitas kesenian suatu masyarakat dalam konteks tradisional. Deskripsi yang kemudian dikumpulkan dalam sebuah penelitian berisi tentang benda atau artefak yang akan memuat unsur seni seperti patung, ukiran dan juga hiasan.

Penulisan etnografi ini berawal tentang unsur seni pada suatu kebudayaan manusia yang akan lebih mengarah pada suatu teknik dari proses pembuatan benda seni yang ada. Deskripsi etnografi sendiri juga meneliti tentang perkembangan dalam dunia kesenian mulai dari seni musik, seni tari, seni lukis, seni patung, seni ukir, seni relief, seni rias, dan juga seni drama. Masing – masing seni tersebut memiliki elemen masing – masing sama halnya dengan seni musik yang terdiri atas elemen – elemen seperti vokal dan instrumental, dan berbagai contoh – contoh yang lainnya.

Kebudayaan pada sebuah negara memang berbeda – beda. Perbedaan kebudayaan pada suatu negara didasarkan atas beberapa faktor diantaranya :

  • Rasa tau suku
  • Lingkungan geografis suatu negara
  • Perkembangan teknologi
  • Faktor sosial
  • Religi
  • Hubungan sebuah negara dengan negara yang lainnya
  • Prestige yang bersifat individual
  • Mode suatu daerah atau negara

Seperti yang sudah kita sampaikan sebelumnya bahwa perbedaan kebudayaan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain atau negara yang satu dengan negara yang lain bukan tercipta sebagai alasan untuk permusuhan. Melainkan ditujukan untuk kepentingan toleransi agar kerukunan tetap terjalin satu sama lain walau perbedaan budaya ada di tengahnya.