Pengertian Gunung Meletus dan Proses Terjadinya Gunung Meletus

Pengertian gunung meletus – Gunung adalah  salah satu kenampakan alam  yang berupa tonjolan di permukaan bumi. Didalam tonjolan tersebut terdapat suatu saluran mirip pipa lurus yang bentuknya vertical. Pipa inilah yang nantinya akan menghubungkan antara perut bumi dengan permukaan bumi atau yang kita sering sebut dengan kerak bumi. Lantas bagaimana kenampakan alam ini bisa meletus?

Peristiwa gunung meletus tidak terjadi secara simple. Gunung meletus terjadi secara berkala. Pengertian gunung meletus adalah peristiwa alam yang terjadi ketika magma keluar dari dalam perut bumi kemudian menuju keluar sehingga seolah – olah gunung meletus mengeluarkan berbagai macam material yang ada didalam bumi. Magma tersebut keluar ke permukaan bumi melalui sebuah pipa alami yang menjulang tinggi didalam gunung.

Penyebab Gunung Meletus

pengertian gunung meletus menurut para ahli

Peristiwa gunung meletus terkategori sebagai sebuah bencana alam. Ada berbagai macam hal yang menjadi penyebab gunung meletus. Penyebab gunung meletus meliputi :

Terjadinya peristiwa pergerakan tektonik di lapisan bumi

pengertian gunung meletus wikipedia

Penyebab utama terjadinya gunung meletus adalah pergerakan lempeng tektonik yang terjadi di lapisan bumi. Pergerakan tektonik yang terjadi ini berada di struktur lapisan bumi area bawah gunung misalnya terjadinya pergerakan lempeng yang menjadi penyebab atas terjadinya peningkatan tekanan di dapur magma dan pada akhirnya akan membuat magma tersebut terdorong ke atas sampai berada tepat di bagian bawah  kawah.

Ketika kondisi yang semacam itu terjadi maka tanda yang terjadi diatas bumi adalah banyaknya binatang yang akan berada di sekitar gunung melakukan migrasi ke pemukiman penduduk. Selain itu, suhu yang ada di kawah juga akan mengalami peningkatan yang hal tersebut dapat membuat air tanah yang ada di sekitar gunung menjadi mengalami kekeringan.

Lempeng – lempeng bumi akan saling mengalami desakan

akibat gunung meletus

Ketika gunung meletus terjadi, penyebab selanjutnya yang memungkinkan adalah lempeng – lempeng bumi saling berdesak – desakan satu dengan yang lain. Hal ini kemudian menjadi penyebab tekanan besar menekan dan mendorong permukaan bumi sehingga akan menimbulkan berbagai macam gejala tektonik yang lainnya.

Tekanan yang sangat tinggi di area gunung (Pengertian Gunung Meletus)

proses gunung meletus

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya letusan gunung berapi dan salah satunya adalah tekanan yang sangat tinggi di area gunung. Berbagai penyebab terjadinya gunung meletus ini dapat mendorong cairan magma untuk bergerak ke atas dan kemudian masuk ke saluran kawah dan keluar.

Jika kemudian di area sepanjang perjalanan magma dalam menyusuri saluran kawah terjadi suatu peristiwa sumbatan maka hal tersebut berpotensi untuk menimbulkan ledakan yang besar yang dikenal dengan ledakan gunung berapi. Nantinya semakin besar tekanan dan volume magma maka akan semakin besar dan kuat ledakan yang terjadi pada gunung ketika mengalami letusan.

Terjadinya peningkatan gempa vulkanik

cara mengatasi gunung meletus

Salah satu aspek penyebab gunung meletus adalah terjadinya peningkatan frekuensi terjadinya gempa vulkanik tersebut. Peningkatan ini ditandai dengan terjadinya aktivitas yang tidak biasa di area gunung berapi. Peningkatan terjadinya gempa vulkanik sendiri semisal dengan terjadinya gempa sampai puluhan kali yang tercatat di dalam alat pengukur getaran gempa bumi yaitu seismograf.

Terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik seismik dan peristiwa vulkanik yang lain turut disebabkan karena adanya pergerakan magma yang ada didalam bumi dimana hidrotermal akan berlangsung didalam perut bumi. Jika kemudian gempa dan aktivitas seismik lainnya mengalami peningkatan dalam beberapa hari, maka status gunung api tersebut harus ditingkatkan ke level waspada. Kemudian ketika memasuki level waspada, masyarakat segera diberikan suatu penyuluhan agar bisa melakukan berbagai tindakan penyelamatan ketika peristiwa gunung meletus benar – benar terjadi.

Terjadinya peristiwa deformasi badan gunung

penyebab gunung meletus

Penyebab gunung meletus yang selanjutnya adalah karena adanya suatu peristiwa yang terjadi di area badan gunung. Hal ini kemudian menjadi penyebab peningkatan gelombang magnet serta listrik sehingga dapat menjadi penyebab terjadinya perubahan pada struktur lapisan batuan gunung dimana hal tersebut dapat berpengaruh pada bagian dalam kondisi gunung. Semisal dapur magma dengan volume yang mengecil atau juga bisa pada saluran yang menghubungkan antara kawah dengan dapur magma.

Peningkatan suhu kawah terjadi sangat drastic

gunung meletus adalah

Pergerakan tektonik yang terjadi di lapisan bumi bawah gunung seperti pergeseran lempeng dapat menjadi pemicu naiknya magma ke kawah gunung berapi. Kondisi yang semacam ini akan disadari secara ilmiah oleh hewan di sekitar gunung berapi dimana mereka akan terlihat panik dan mulai melakukan migrasi ke daerah yang mereka anggap bahwa daerah tersebut merupakan daerah yang aman. Selain itu terjadinya peningkatan yang terjadi pada bagian suhu kawah gunung merapi akan menjadikan sumber air yang ada di sekitar gunung menjadi kering sehingga hewan yang hidup di sekitar tidak punya cadangan air untuk minum dan melarikan diri ke tempat yang lebih rendah, salah satunya perkampungan penduduk.

Ciri-ciri atu Tanda – Tanda Gunung Meletus

ciri-ciri gunung akan meletus

Seperti yang sudah kita cantumkan dan uraikan sebelumnya bahwa gunung meletus tentu tidak akan terjadi begitu saja. Peristiwa ini terjadi dengan proses yang panjang dan memunculkan tanda – tanda sebelum terjadinya. Adapun beberapa tanda yang bisa dikenali sebelum terjadinya bencana alam gunung meletus diantaranya :

Suhu akan mengalami peningkatan di sekitar area gunung

suhu gunung meletus

Ciri atau tanda – tanda gunung meletus yang pertama adalah terjadinya peningkatan suhu di area sekitar gunung. Peningkatan suhu yang terjadi ini utamanya akan dirasakan oleh masyarakat di sekitar lereng atau di sekitar kaki gunung. Naiknya suhu di sekitar gunung berapi ini penyebabnya adalah aktivitas magma yang akan semakin banyak atau semakin mengalami peningkatan sehingga akan berkumpul di dekat permukaan bumi. Dengan begitu suhu panas yang dimiliki oleh magma tersebut akan mengalami rambatan sampai berpengaruh pada lapisan tanah yang ada atau menyusun badan gunung tersebut.

Penjelasan yang lebih sederhana tentang hal tersebut bahwa naiknya suhu yang ada di sekitar gunung karena magma naik mendekati permukaan bumi sehingga jaraknya akan jauh lebih dekat dengan permukaan bumi dan semakin dekat suhunya akan semakin panas jauh lebih dari biasanya.

Mata air di sekitar gunung mengalami kekeringan

proses terjadinya gunung meletus wikipedia

Tanda – tanda gunung meletus yang selanjutnya adalah mata air yang ada di sekitar gunung mengalami kekeringan. Pada dasarnya alasan mengapa mata air ini mengering adalah sama yaitu peningkatan suhu yang terjadi di area sekitar gunung yang akan mengalami letusan tersebut.

Akibatnya sumber air kepanasan yang akan menguap menjadi gas – gas dan terbang ke atas menjadi awan. Akibatnya jumlah air akan semakin sedikit karena banyak air yang sudah terbawa dan mengalami penguapan. Ada beberapa alasan rasional mengapa air didalam bumi menguap adalah karena ketika magma naik ke atas, pada lapisan tanah tertentu akan terasa sangat panas sampai dapat mengeringkan sumber air yang ada didalam tanah tersebut.

Tumbuhan di sekitar gunung akan layu

bunga edelweis

Tanda atau ciri gunung berapi akan mengalami letusan atau erupsi yang selanjutnya adalah tumbuhan yang ada di sekitar gunung akan mengalami layu. Sumber air yang mengering menjadikan tanaman tidak mendapatkan nutrisi dan cadangan air secara cukup sehingga alasan inilah yang menjadi penyebab mengapa ketika akan terjadi gunung meletus, tanaman – tanaman akan mengalami kekeringan dan melayu. Efeknya tentu akan jauh lebih parah ketika hal ini terjadi di musim kemarau. Hal ini karena ketika musim kemarau magma terkumpul tepat di balik gunung dimana ada salah satu lokasi yang menjadikan magma dapat bergerak ke atas dekat dengan lapisan tanah yang hal ini menjadi penyebab tumbuhan layu atau bahkan mengalami mati seketika.

Hewan – hewan liar yang tinggal di gunung akan lari ke bawah untuk ke tempat yang lebih aman

gunung api meletus

Tanda mencolok yang lain ketika akan terjadi gunung meletus adalah akan banyak populasi binatang liar yang biasanya tinggal dan hidup di  gunung turun ke pemukiman penduduk. Mereka berkelompok dan berbondong – bondong turun ke pemukiman warga. Hal ini dilakukan oleh binatang liar yang hidup di gunung karena mereka terlalu merasa panas dan sudah tidak nyaman lagi berada di habitatnya. Binatang ini juga mengalami panas dan kekurangan cadangan air dan makanan sehingga mereka turun tidak hanya untuk berteduh dari hawa panas di sekitar gunung melainkan juga mencari air dan mencari makan. Karena itu ketika Anda melihat ada banyak binatang yang turun ke permukaan atau pemukiman bahkan walau hanya dua atau tiga ekor saja Anda harus waspada karena ada tanda turunnya mereka menjadi salah satu status waspada dari gunung berapi yang akan berpotensi mengalami letusan.

Sering terdengar suara gemuruh di sekitar gunung

tanda tanda gunung api meletus

Suara gemuruh ini berasal dari dalam gunung dimana suara ini terjadi karena terjadinya peningkatan aktivitas dari magma yang berada di perut bumi. Suara gemuruh ini biasanya terjadi di waktu malam hari karena itulah rata – rata pada gunung berapi akan mengalami suatu erupsi dimana ketika mereka kemudian mengeluarkan suara gemuruh yang semakin lama semakin terdengar dan semakin sering hal ini menjadi salah satu tanda yang harus diwaspadai. Suara gemuruh yang terdengar ini semacam tanda bahwa akan adanya tanda – tanda gunung meletus atau akan terjadi peristiwa longsor sebelum terjadinya gunung meletus. Sehingga warga di sekitar gunung harus sudah mengungsi dan pindah  ke tempat yang jauh lebih aman ketika mendengar adanya tanda ini.

Gempa vulkanik sering terjadi

gunung meletus adalah

Tanda gunung akan mengalami letusan yang selanjutnya adalah seringnya terjadi gempa vulkanik. Gempa vulkanik ini merupakan suatu peristiwa gempa yang berasal dari aktivitas gunung berapi. Magma yang semakin aktif didalam perut bumi selain menimbulkan suara gemuruh juga akan menimbulkan gelombang – gelombang getaran yang pada akhirnya sampai di permukaan bumi dan kita sering menyebut sebagai gempa.

Gempa yang ditimbulkan oleh aktivitas gunung berapi inilah yang disebut gempa vulkanik yang akan sering dirasakan terlebih ketika status gunung sudah waspada. Gempa vulkanik yang menjadi tanda gunung akan mengalami letusan bisa terjadi dengan kondisi yang rendah atau besar. Beberapa kondisi bahkan mengharuskan warga di sekitar gunung mengalami gempa sampai puluhan kali dalam satu malam. Ketika tanda – tanda gempa sudah mulai dirasakan walau sekecil apapun dianjurkan segera mengungsi karena tanda gempa kecil biasanya akan disusul dengan gempa yang besar.

Awan panas akan keluar

apa itu awan panas

Selain suara gemuruh dan juga gempa vulkanik, tanda gunung akan mengalami letusan yang selanjutnya adalah terdapatnya awan panas dimana awan panas ini merupakan asap yang dikeluarkan oleh gunung berapi sebagai tanda bahwa gunung memiliki aktivitas magma yang tinggi dan siap segera untuk melakukan erupsi. Awan panas dari gunung berapi tersebut berupa kepulan asap dengan warna putih dan terkadang cokelat dimana keluarnya bisa dalam jumlah yang sangat besar atau jumlah yang biasa. Awan panas tersebut pada hakikatnya bersumber dari dalam perut gunung atau perut bumi yang memiliki suhu tinggi.

Awan panas yang dirasakan ketika akan muncul peristiwa gunung meletus berpotensi merusak. Apalagi jika melewati tumbuhan dan binatang akan menerjang apapun yang ada di sekitar dan membuatnya bisa mati. Karena itu seringkali kita lihat banyak hewan di sekitar gunung yang mati ketika akan mengalami gunung meletus. Hal ini juga karena selain bersifat panas, awan panas tersebut juga turut mengandung berbagai macam gas yang sifatnya tidak baik untuk hewan dan manusia. Karena itu manusia juga bisa mengalami masalah sesak nafas, serangan asma bahkan meninggal jika menghirup gas dari awan panas ini dalam tempo tertentu.

Terjadinya hujan abu

gunung api meletus

Jika kita biasanya hujan air yang merupakan peristiwa alami ketika awan – awan yang sudah menyimpan air meluruhkan cadangan airnya, maka tanda ketika gunung akan meletus hujan air tidak akan terjadi. Melainkan jika pun hujan yang terjadi adalah hujan abu.

Hujan abu ini terjadi selayaknya awan panas yang bisa terbawa oleh angin. Abu yang turun berasal dari dalam perut bumi karena massanya ringan maka abu ini kemudian terbawa kemanapun angin berhembus. Jadi terkadang tak hanya di area sekitar gunung saja yang akan merasakan hujan abu melainkan di area – area lain seperti di kota lain yang lokasinya tidak terlampau jauh dari gunung berpotensi akan merasakan hal yang sama. Seperti yang pernah terjadi di Merapi. Ketika angin yang bertiup lebih banyak ke arah barat maka hujan abu yang terjadi berpotensi dirasakan oleh orang – orang yang ada di sekitar barat Gunung Merapi dan seterusnya.

Setelah kita pahami pengertian gunung meletus beserta penyebab dan tandanya, sekarang kita akan menelaah tentang apa saja dampak yang kemudian akan ditimbulkan setelah terjadinya letusan gunung berapi. Dampak negatif gunung meletus diantaranya :

Dampak Kerugian materiil Akibat Gunung Meletus

akibat gunung meletus

Banyak dampak positif dan negtaif dari gunung meletus, Dampak dari terjadinya gunung meletus yang pertama adalah kerugian materiil karena akan ada banyak harta orang yang tertimbun, kendaraan yang rusak dan bangunan yang roboh karena peristiwa bencana alam gunung meletus ini.

Banyak lahan pertanian dan perkebunan yang mengalami kerusakan

dampak gunung api meletus

Selain rumah yang roboh dan kendaraan yang tertimbun akibat gunung meletus, akibat yang lain adalah banyaknya lahan pertanian dan kebun penduduk yang rusak. Tentu ini akan sangat merugikan bagi para petani dan pekebun yang lokasinya berada di sekitar lokasi terjadinya letusan gunung ini. Panen juga akan yang mengalami kerusakan setelahnya. Kondisi setelahnya akan agak lama untuk pemulihan terlebih modal akan banyak yang hilang karena kerugian yang didapatkan.

dampak negatif gunung meletus Banyak binatang dan tumbuhan yang mati

dampak negatif gunung meletus

Kerugian yang dialami tidak terjadi pada manusia saja melainkan akan banyak hewan dan tumbuhan yang juga mati terkena dampak gunung meletus. Akan tetapi biasanya binatang yang sudah melarikan diri ke pemukiman penduduk jauh – jauh hari sebelum terjadinya awan panas dan gunung meletus, mereka akan selamat.

Sementara gunung meletus tidak hanya memberikan dampak negatif. Peristiwa  gunung meletus juga memberikan dampak positif. Dampak positif dari gunung meletus adalah kesuburan tanah yang mengalami peningkatan. Hal ini karena material dari gunung berapi yang keluar bersifat subur sehingga menutupi permukaan bumi dan menjadikan tanah lebih subur dari sebelumnya.

Itulah pengertian gunung meletus dan proses terjadinya gunung meletus yang Anda harus tahu dan pahami. Semoga menjadi informasi yang bermanfaat lagi inspiratif.